Gubernur Malu Hadiri RUPS-LB PT. Timah

  • Whatsapp
Foto ilustrasi

PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, menegaskan, ia malu untuk hadir dalam rapat umum pemegang saham luar biasa (RUPS-LB) PT. Timah, yang digadang-gadang dilaksanakan pada Februari mendatang.

Alasannya, tegas Gubernur, karena Babel tidak memiliki saham di perusahaan milik BUMN yang mengeruk timah di provinsi Babel ini.

Read More

“Enggak ah, malu, saham aja kita nggak ada, datang saja nggak bisa ngomong, gak ada suara, nggak lah, malu kita,” ujar Erzaldi, Senin (13/1/2020).

Ia menyebutkan, dalam waktu dekat Pemprov Babel akan bertemu dengan Komisi VI DPR RI untuk membicarakan mengenai usulan saham Pemprov Babel, pada perusahaan tambang ini.

“Kita bertemu dulu, sudah dijadwalkan, dan akan kita sampaikan rencana sah dan tidak hanya saham, tetapi juga royalti, karena nilainya masih rendah,” sebutnya.

Selama ini, sebutnya, Pemprov hanya menerima royalti 3 persen dari penjualan (ekspor) timah, nilai ini tegasnya tak sebanding dengan kerusakan alam yang ditimbulkan akibat aktivitas penambangan.

Meskipun tak menyebutkan angka kenaikan royalti, namun Erzaldi menyebutkan, idealnya paling tidak 10 persen royalti yang diterima oleh daerah penghasil. “Kamu berharap, saham dan royalti ini bisa diperjuangkan,” pungkasnya. (nov/6)

Related posts