Gubernur Letakan Batu Pertama Bedah Rumah di Manggar

  • Whatsapp
Gubernur Babel Erzaldi Rosman didampingi Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin dan Ketua DPRD Beltim, Fezzi Oktoselja meletakkan batu pertama pembangunan bedah rumah di Desa Baru Kecamatan Manggar, Kamis (10/10/2019).(foto: hms).

MANGGAR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman, didampingi Wakil Bupati Beltim, Burhanuddin dan Ketua DPRD Beltim, Fezzi Oktoselja meletakkan batu pertama pembangunan bedah rumah di Desa Baru Kecamatan Manggar, Kamis (10/10/2019).

Rumah layak huni bertipe 36 yang akan dibangun melalui Program Bedah Rumah “Mengabdi Untuk Negeri Menuju Babel Sejahtera” itu merupakan sumbangan pihak ke tiga melalui dana tanggungjawab sosial perusahaan /Corporate Social Responsibility (CSR).

Dana yang dikumpulkan melalui Forum CSR Kesejahteraan Sosial Bangka Belitung itu berasal dari sumbangan perusahaan sawit di Kabupaten Beltim.

Gubernur menyatakan, adanya kegiatan ini untuk merangsang agar perusahaan lain mau peduli dan melakukan hal yang sama. Ia berharap tahun depan bukan hanya satu, namun ada tiga bedah rumah di setiap Kabupaten/Kota.

“Tahun ini setiap Kabupaten/Kota masing-masing satu rumah dulu. Tahun depan semoga bisa nambah jadi tiga rumah di setiap Kabupaten/Kota,” harap Erzaldi dihadapan awak media.

Lebih lanjut, Erzaldi mengungkapkan Pemprov Kepulauan Babel tahun ini sebenarnya sudah menganggarkan pembangunan rumah layak huni bagi 200-an lebih kepala keluarga di seluruh Provinisi. Program melalui APBD Kepulauan Babel itu lewat Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Pemukiman itu merupakan ganti dari SATAM EMAS.

“Tugas kita bukan hanya pemerintah yang harus membantu masyarakat. Kita ingin menggugah hati kawan-kawan kita melalui program CSR, baik dari BUMN maupun swasta untuk urun rembuk membantu,” kata Erzaldi.

Sementara itu, Wakil Bupati Beltim mengatakan dana CSR yang didapat hendaknya dapat dimanfaatkan dengan sebaik-baiknya untuk kepentingan masyarakat.

“Jadi, data masyarakat penerima bantuan hendaknya benar-benar tepat, sehingga dana tersalurkan dengan baik tanpa ada rebut di tengah-tengah masyarakat,” kata Aan sapaan Wabup.

Saat ini setidaknya di Kabupaten Beltim terdapat 17.000 lebih rumah tidak layak huni. Untuk menekan angka itu, Aan mengatakan tahun 2020 mendatang Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) akan memberikan bantuan untuk pembangunan Rumah Layak Huni di Kabupaten Beltim.

“Tahun depan itu ada bantuan dari Dinas Perkim sama Kementerian PUPR itu,” pungkas Aan. (yan/kmf/3).

Related posts