Gubernur Harus Hati-hati Pilih Calon Sekda

  • Whatsapp

LSM Beber Kebobrokan Fery Insani

PANGKALPINANG – Mencuatnya nama Kepala Bappeda, Fery Insani, yang digadang-gadang sudah dipersiapkan untuk menjabat Sekda Babel sebelum dilaksanakan proses seleksi mendapat sorotan tajam banyak pihak.

LSM Anti Korupsi Peduli Pejabat Daerah (AKPPD), Zainuddin Pay, meminta Gubernur Babel berhati-hati dalam memilih figur calon Sekda.

Menurutnya, peran Sekda sangat vital dalam menjalankan roda pemerintahan sehingga jangan sampai justru melemahkan dan menghambat perwujudan visi dan misi Pemerintah Provinsi Bangka Belitung.

“Apalagi muncul nama Fery Insani disebut-sebut akan menjadi Sekda Babel, membuat resah para PNS terutama di lingkungan pemerintah provinsi,” beber Pay.

Dikatakan Pay, bahwa santernya nama Fery Insani ini bukan rahasia umum lagi. Akibatnya sedikit peserta yang daftar lelang jabatan Sekda Babel, karena banyak pejabat Pemprov malas dan pesimis mengikuti seleksi lantaran adanya isu calon yang sudah dipersiapkan oleh Gubernur.

“Karena mereka merasa lelang jabatan ini, hanya formalitas belaka,” singgungnya.

Berdasarkan catatan pihaknya, track record Fery Insani baik saat menjabat Sekda Kota Pangkalpinang maupun Sekda Kabupaten Bangka dinilai kurang baik.

“Ketika masih Sekda kota/kabupaten Fery Insani tidak pernah menyelesaikan tugasnya,” tukas tokoh LSM Babel yang kontroversial ini.

Sewaktu menjabat Sekda Kota Pangkalpinang, masa kepemimpinan Zulkarnaen Karim – Malikul Amjad. Fery Insani mengundurkan diri pindah tugas ke Kabupaten Bangka ketika kedua atasannya Walikota dan Wawako diterpa masalah pelik.

“Seingat saya saat itu Pak Zul ada masalah aset, dan pak Malikul terseret kasus gratifikasi anggota DPRD periode 2004-2009. Akibat kepindahannya kondisi pemerintahan kota Pangkalpinang sempat kacau balau,” ungkap Pay.

Hal demikian terjadi lagi ketika Fery Insani jabat Sekda Bangka. Ia mengundurkan diri setelah mengetahui Bupati Bangka kala itu Tarmizi Saat mendapat masalah pengerukan hingga keluar masuk menjalani pemeriksaan di Kejaksaan Tinggi.

“Saya kira Fery tidak pantas lah. Ia bukan figur pemimpin yang mengayomi anak buah dan tidak membela PNS yang terbelit masalah,” tandasnya.

Zainuddin Pay mengaku bahwa tujuan dirinya tidak membela kepentingan siapapun, namun semata-mata cinta terhadap Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.

Untuk itu, sekali lagi ia berharap Gubernur hati-hati dan berfikir matang mencari figur Sekda agar Babel lebih baik kedepan.

Sebelumnya, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (BKPSDM Babel), Sahirman Jumli membantah, jika Gubernur Babel Erzaldi Rosman sudah memiliki calon yang akan menjabat sebagai Sekretaris Daerah (Sekda) Pemprov Babel. Ia juga menepis bahwa seleksi terbuka ini sebagai formalitas belaka.

“Memang aturannya demikian, harus melalui seleksi terbuka, dan disampaikan kepada semua pejabat yang sudah memenuhi syarat golongan IV/D, tidak dihalangi untuk ikut mendaftar,” kata Sahirman kepada wartawan, Kamis (11/7/2019).

Sahirman menyebutkan, hingga kemarin sudah tiga nama yang mendaftar sebagai calon sekda. Yakni Ferry Insani mantan Sekda Bangka yang kini menjabat Kepala Bappppeda Babel, lalu Yanuar Asisten Ekonomi Pembangunan Setda Pemprov Babel, dan dirinya sendiri.

Disinggung dari tiga nama ini, sudah diketahui banyak pihak bahwa Gubernur Babel akan memilih siapa, Sahirman menyebut proses seleksi akan diberlakukan dan mendapatkan persetujuan dari Komisi Aparatur Sipil Negara (KASN). (ioa/6)

Related posts