by

Gubernur Erzaldi Launching Samsat Setempoh dan Transaksi Non Tunai

-Moment-191 views

SIJUK, BELITUNG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman meresmikan Program Samsat Setempoh dan Transaksi Non Tunai. Kegiatan ini berlangsung di Halaman Kantor Kecamatan Sijuk Kabupaten Belitung, Senin (21/1/2019) pagi.
Kegiatan yang mengusung tema “Dalam Rangka Mendukung Gerakan Nasional Non Tunai (GNNT) dan Layanan Inovasi Samsat Menjangkau Wilayah Terpencil untuk Mewujudkan Pelayanan Terhadap Masyarakat yang Lebih Efektif, Efesien, Transparan dan Akuntable dalam Membayar Pajak Kendaraan Bermotor dengan Tujuan Meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD)” tersebut, berjalan sukses dan lancar.
Turut hadir dalam kesempatan itu, Kapolda Babel Brigjen Pol Istiono, Danlanud HAS Hanandjoeddin Letkol Pnb Akal Juang, Dandim 0414 Belitung Letkol Inf Indra Padang, Bupati Belitung, Sahani Saleh, Bupati Beltim Yuslih Izha, sejumlah Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama (Eselon II) Pemprov Babel, Kapolres Belitung AKBP Yudhis Wibisana, Kajari Belitung Sekti Anggraini, Kasatpol PP Babel Yamowa’a Harefa, Kepala Jasa Raharja Babel Agus Doto Pitono, serta sejumlah instansi lainnya.
Pada kesempatan tersebut juga dilaksanakan MoU antara Kabagsumda Polres jajaran Polda Babel dengan KasatPol PP se-Babel.
Usai penandatangan MoU, dilanjutkan dengan simulasi Samsat Setempoh dan Transaksi Non Tunai.


Gubernur Erzaldi Rosman dalam sambutannya mengatakan, Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada tahun 2018, mengalami kenaikan yang sangat drastis. Salah satunya sumber pendapatan tersebut dari pajak kendaraan bermotor.
“Tentu, dengan adanya Teknologi Samsat Setempoh ini kita harapkan kedepan PAD bagi daerah semakin maksimal dan pelayanan kepada publik juga semakin optimal,” ujarnya.
Menurut Erzaldi, adanya Samsat Setempoh ini, akan memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam melakukan pembayaran pajak kendaraan bermotor. Apalagi nanti petugasnya akan turun langsung ke wilayah pedesaan yang jauh dari jangkauan.
“Tentunya, kita berharap dengan hadirnya samsat setempoh ini, akan memberikan kemudahan untuk masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Masyarakat tidak perlu jauh-jauh lagi dalam membayar pajak kendaraan,” ucapnya.

Erzaldi juga memberikan apresiasi kepada Kapolda beserta jajaran yang akan memberikan pendidikan kepada Satpol PP.
Dengan adanya MoU antara Kepolisian dan Satpol PP sebagai penegak Peraturan Daerah (Perda) tentunya, kata dia, hal tersebut akan menambah kinerja dan profesionalitas.
“Pelatihan dan keterampilan tentunya sangat dibutuhkan dalam meningkatkan profesionalisme. Mudah-mudahan melalui kerja sama tersebut, akan menjadikan Babel lebih baik, terutama dalam memberikan pelayanan dan pengamanan kepada masayarakat kita,” tutupnya.
Sementara, Kapolda Babel Istiono mengatakan, Pemerintah dan kepolisian kini sudah sepakat untuk proaktif mendekati pelayanan kepada masyarakat paling bawah. Pelayanan itu, agar lebih memudahkan masyarakat yang jaraknya jauh dari kantor Samsat utama.
“Yang awalnya enggan membayar pajak, tapi setelah ada pelayanan publik lebih dekat, kesadaran akan timbul untuk membayar pajak,” kata jenderal bintang satu itu.
Termasuk, kata mantan Wakapolda Babel itu, operasional kendaraan sudah dipersiapkan sangat matang, agar pelayanan publik ini tepat sasaran.
“Di masing-masing kabupaten sudah disiapkan dan sudah di mapping. Jadi, sudah diketahui mana-mana daerah atau wilayah yang perlu didatangi,” pungkasnya. (Humasprov/BE/PB/Adv)

Comment

BERITA TERBARU