Gubernur Erzaldi Fasilitasi Kepulangan Santri Asal Babel

  • Whatsapp
Gubernur Babel, Erzaldi Rosman.(foto: bid.ikp).

RAKYATPOS.COM, PANGKALPINANG – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman siap memfasilitasi persyaratan agar para santri-santriwati warga Babel bisa kembali ke pesantren mereka masing-masing.

“Ya, saya selaku Gubernur Babel akan memfasilitasi keinginan para santri-santriwati kita yang ingin kembali ke pesantrennya, selama mendapat izin dari pemerintah setempat dan pesantren penerima,” kata Gubernur Erzaldi, kemarin.

Gubernur berjanji akan memfasilitasi dan mengkoordinir kepulangan mereka ke pesantren, terutama pesantren di Jawa dan luar Jawa, yang telah mendapat izin dari pemerintah setempat untuk dibuka.

Namun, untuk kembali ke sana tentu ada persyaratan yang harus dipenuhi, terutama protokol penerbangan atau penyebarangan, salah satunya harus memenuhi syarat berupa hasil rapid tes.

Baca Lainnya

Nah, bantuan rapid tes itulah kata Gubernur Erzaldi yang akan diberikan dengan di suporrt penuh pembiayaannya oleh Pemprov Babel

“Agar kepulangan mereka lancar dan tertib, maka harus didahului dengan rapid test. Nah, rapid tes ini yang akan kita bantu. Kenapa? Karena banyak permohonan kepada kami Gubernur Babel untuk membantu para santri ini kembali, maka kita bukakan pintu dan menyiapkan informasi tersebut,” sebut Gubernur.

Informasi yang berkenaan dengan itu, kata Gubernur, nanti akan langsung dikoordinir oleh Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa.

“Jadi, kalau mereka minta informasi selama mereka kolektif akan kita layani,” tandas Gubernur Erzaldi.

Sementara Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Babel, Mikron Antariksa membenarkan, memang ada beberapa anak pesantren yang sudah ada panggilan untuk kembali ke pesantren, datang kepada Gugus Tugas melalui ikatan orang tuanya, atau ikatan alumni santri pesantren tersebut datang ke gugus.

“Mereka datang ke gugus untuk menjelaskan tentang rencana kepulangan mereka ke pesantren di Jawa,” kata Mikron.

Atas dasar kemanusiaan dan untuk memajukan sumber daya manusia Babel, Gubernur kata dia, memberikan bantuan salah satu persyaratan yang disyaratkan dalam penerbangan, yaitu membantu rapid tes dengan anggaran dibebankan kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel.

Rencananya, rapid tes tersebut, akan dilaksanakan sekitar tanggal 15 Juni 2020 dengan peserta 125 sampai 150 orang santri-santriwati, dengan kebijakan biaya dibebankan ke Pemprov.

“Hal ini, tentu saja sangat membantu dari proses itu, dan kami berharap ini menjadi ladang kebaikan untuk kita semua,” tukas Sekretaris Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Bangka Belitung, Mikron Antariksa. (Kmf/Adv/3).

Related posts