Gubernur Erzaldi Bersama Bupati/Walikota se-Babel Tandatangani 31 Kesepakatan

  • Whatsapp


MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Rapat Koordinasi (Rakor) antara Gubernur dengan Bupati/Walikota serta Pejabat Provinsi, Kabupaten/Kota dan Instansi terkait se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), yang diselenggarakan pada tanggal 16 – 17 Januari 2019, resmi ditutup oleh Gubernur Erzaldi Rosman.
Akhir dari Rakor yang berlangsung dua hari di Ruang Rapat Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Belitung Timur, di Kecamatan Manggar, Kamis (17/1/2019) itu, membuahkan hasil, Gubernur bersama Bupati/Walikota se Babel menandatangani 31 butir kesepakatan.
Butir-butir kesepakatan itu, diantaranya, Pertama, Meningkatkan sinergitas perencanaan dalam mendukung program-program strategis Pemerintah Provinsi dan Kabupaten/Kota pada Tahun 2020, melalui berbagai sumber pendanaan. Kedua, Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota yang telah menggunakan Aplikasi SIMDA dari BPKP, bersinergi untuk mengoptimalkan pemanfaatan Aplikasi SIMDA guna mewujudkan tata kelola pemerintahan yang baik.
Ketiga, Mengaktifkan kembali TPS 3R yang sudah terbangun serta menyusun regulasi pembatasan timbulan sampah plastik serta menyusun Perda tentang pengelolaan sampah plastik. Keempat, Melakukan sosialisasi secara intensif kepada masyarakat Desa Jelutung oleh Kabupaten Bangka tengah terkait lokasi TPA Regional yang telah ditetapkan, serta mengusulkan lokasi alternatif di Desa Puding Besar yang terakomodir dalam RTRW di Kabupaten Bangka.
Kelima, TPA Regional di Pulau Belitung di usulkan di perbatasan Kabupaten Belitung dengan Kabupaten Belitung Timur di Desa Ibul Kecamatan Badau dan Dusun Pelulusan Desa Nyuruk Kecamatan Dendang. Keenam, Kota Pangkalpinang setuju menyerahkan TPA Parit Enam ke Pemerintah Provinsi setelah TPA regional selesai dikerjakan dan Pemerintah Provinsi akan membiayai transportasi/BBM menuju TPA regional.

Ketujuh, Melakukan peningkatan status jalan kabupaten/kota ke jalan provinsi dan jalan provinsi ke jalan nasional serta mengidentifikasi ruas jalan pada kawasan hutan berikut pemberian ganti layak dengan data terlampir. Kedelapan, Mengoptimalkan pengelolaan, sinergitas serta penyediaan lahan untuk peningkatan kualitas sumber daya air dengan data terlampir.

Kesembilan, Memanfaatkan ruang di sempadan pantai yang berkelanjutan berbasis kemasyarakatan dengan mempercepat penyelesaian dan penetapan Daerah Penting Cakupan Luas dan Strategis (DPCLS) dengan data terlampir. Kesepuluh, Pencapaian program 100 – 0 – 100 (air minum, kumuh, dan sanitasi) di Tahun 2020 dengan dukungan APBN, APBD Provinsi dan APBD Kabupaten/Kota dengan data terlampir.

Sebelas, Penyelesaian Permasalahan Batas Daerah Kabupaten/Kota melalui kegiatan Penegasan Batas Daerah TA 2019 diselesaikan sebelum bulan Juni tahun 2019 dengan data terlampir. Duabelas, Pemerintah Kabupaten/Kota mengganggarkan kegiatan untuk memfasilitasi penyesuaian administrasi pemerintahan (kependudukan, pertanahan & perizinan) dan penyesuaian data administrasi kewilayahan pasca penegasan batas daerah.

Tigabelas, Pengusulan revisi Permendagri Batas Daerah wajib mempersiapkan data pendukung dan bukti-bukti empiris maksimal 6 (enam) bulan sudah harus terselesaikan. Empatbelas, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan meningkatkan kompetensi dibidang pemetaan bagi ASN Kabupaten/Kota melalui pengiriman peserta diklat/bimtek ke Badan Informasi Geospasial (BIG) dan berkomitmen untuk tidak melakukan mutasi personil pemetaan tersebut minimal 5 (lima) tahun setelah selesai mengikuti diklat/bimtek (penyampaian nama peserta maksimal tanggal 28 Februari 2019).

Limabelas, Peningkatan produksi dan kualitas lada melalui penyediaan bibit unggul bersertifikat dan penggunaan teknologi tepat guna menjadi kewajiban Provinsi, untuk pupuk, pengendalian hama penyakit dan tajar hidup berbagi dengan Provinsi dan Kabupaten penerima. Enambelas, Pemantapan data CPCL lada dilakukan oleh Provinsi melalui aplikasi SAHANGKU dan diserahkan ke Kabupaten/Kota.

Tujuhbelas, Pemerintah Provinsi memiliki target penanaman lada yang dilaksanakan mulai pada bulan April 2019 dengan tahapan yang telah disepakati, jika waktu yang telah disepakati tidak dilaksanakan maka pengadaan bibit di tunda. Delapanbelas, Identifikasi CPCL Program Replanting Kelapa Sawit akan difasilitasi oleh Kabupaten.

Sembilanbelas, Pemerintah Kabupaten/Kota dapat memfasilitasi tanaman sawit yang tidak standar dengan hasil DPCLS terdaftar, data DPCLS dapat diselesaikan paling akhir bulan Agustus 2019. Duapuluh, Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung dan Pemerintah Kabupaten/Kota sepakat untuk menyelenggarakan event Pariwisata melalui Cost Sharing.

Butir duapuluh satu, Melakukan promosi pariwisata bersama diluar daerah dan melalui maskapai penerbangan dengan membuka route baru Bali–Bangka–Belitung–Bali, Surabaya–Bangka–Belitung–Surabaya dan Tanjung Pandan-Singapore. Duapuluh dua, Melaksanakan launching 16 event pariwisata di Kementerian Pariwisata.

Duapuluh tiga, Pemerintah Kabupaten/Kota segera menyiapkan lahan dan akses jalan lokasi pembangunan pelabuhan penyeberangan. Duapuluh empat, Pemerintah Kabupaten/Kota diwajibkan menyiapkan data Dukung: FS, RIP, SID/DED, Dokumen Lingkungan dan Dokumen Andalalin khusus untuk rencana pelabuhan dan pembangunan jembatan Laskar Pelangi di Juru Seberang Kabupaten Belitung.

Duapuluh lima, Pemerintah Provinsi akan merevisi Peraturan Gubernur Nomor 49 Tahun 2017 Tentang Pelaksanaan Pemungutan Pajak Daerah. Duapuluh enam, Hanya kendaraan menggunakan Plat hitam yang dapat terakomodir ke aplikasi Bukalapak, pada Triwulan II melaksanakan komitmen dan Pelaksanaannya di Triwulan III.

Duapuluh tujuh, Akan dilaksanakan pembuatan API (Application Programming Interface) untuk mendukung program E-Samsat. Duapuluh delapan, Bukalapak akan melakukan riset atas KYC untuk fitur registrasi dan identifikasi E-Samsat.

Duapuluh sembilan, Pemerintah Provinsi mendorong penyamaan Nomenklatur Dinas yang membidangi Perlindungan Anak di Kabupaten/Kota dan menyusun Perda Perlindungan Anak bagi yang belum serta mendukung percepatan perwujudan Kabupaten/Kota Layak Anak. Tigapuluh, Pemerintah Provinsi mendorong penyamaan Nomenklatur Dinas yang membidangi Koperasi dan UMKM di Kabupaten/Kota. Dan butir tigapuluh satu, Pengembangan infrastruktur jalan untuk mendukung kawasan pariwisata.

Gubernur Erzaldi Rosman percaya kesepakatan bersama dalam rangka mengkolaborasikan seluruh potensi yang dimiliki melalui program dan kegiatan kerjasama strategis ini, mampu mencapai pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat di Bangka Belitung khususnya.
Ia juga mengharapkan, Rakor Gubernur dan Bupati/Walikota Se-Babel Tahun 2019 ini, dapat memberikan manfaat besar bagi Pembangunan di Bangka Belitung.
Wakil Gubernur (Wagub) Abdul Fatah, ketika membuka Rakor yang mengusung tema “Sinergitas Dalam Rangka Mendukung Potensi Unggulan Melalui Pembangunan Berkelanjutan”, sehari sebelumnya itu, berharap, Pertemuan tahunan ini, dapat menyatukan persepsi Kabupaten/Kota, sehingga pembangunan di Babel dapat berjalan dengan baik.
Bupati Beltim, Yuslih Izha Mahendra sebelumnya, mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Babel yang menunjuk Beltim sebagai tempat pelaksanaan Rakornis Gubernur dengan Bupati/Walikota, Pejabat Provinsi, Kabupaten/Kota, dan Instansi terkait se- Babel Tahun 2019.(Sentosa/Humasprov/Adv).

Pemprov Babel akan Gunakan Aplikasi untuk Pembayaran Pajak
MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Kepulauan Bangka Belitung (Babel), dibawah kepemimpinan Erzaldi Rosman dan Abdul Fatah, akan menerapkan sejumlah aplikasi dalam rangka memberikan pelayanan yang mudah, cepat dan mudah bagi masyarakat.
Salah satu aplikasi yang akan digunakan Pemprov Babel kedepan, kata Gubernur Babel Erzaldi Rosman, adalah untuk pembayaran pajak.
Pemprov Babel bersama bukalapak.com, diungkapkan Gubernur, akan melakukan kerjasama dalam bidang sistem pembayaran pajak ini.
“Kerjasama dengan bukalapak.com ini, nantinya seluruh pembayaran pajak terkoneksi dengan aplikasi bukalapak.com,” ujar Gubernur saat Rapat Koordinasi antara Gubernur dengan Bupati/Walikota se Babel, di Manggar, Kabupaten Belitung Timur, Kamis (17/1/2019).
Menurut Gubernur, selain untuk pajak, kerjasama dengan bukalapak.com juga diperuntukkan dalam upaya meningkatkan penjualan produk UMKM secara daring dari Bangka Belitung ke wilayah lainnya.
Bukalapak.com ungkap Erzaldi, dapat menyediakan ruang khusus bagi pelapak UMKM Bangka Belitung untuk menjualkan barang – barang produksi mereka, sehingga akan meningkatkan perekonomian di Bangka Belitung.
“Kerjasama ini juga dapat dilakukan melalui pengintegrasian program dan kegiatan pemasaran produk melalui marketplace online bukalapak.com kepada pelaku usaha mikro kecil dan menengah di Bangka Belitung,” tambah Erzaldi.
Rencana kerjasama ini, menjadi hasil kesepakatan bersama yang ditandatangani oleh masing-masing kepala daerah dalam Rapat Koordinasi antara Gubernur dengan Bupati/Walikota Se- Babel Tahun 2019 di Belitung Timur. (Sentosa).

Ketua Dekranasda Babel Kunjungi Sejumlah Perajin di Belitung dan Belitung Timur
BELITUNG – Mengawali kegiatan di Tahun 2019, Ketua Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekrnasda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Melati Erzaldi, melakukan kunjungan kerja ke sejumlah perajin yang ada di Kabupaten Belitung dan Belitung Timur.
Kunjungan ini, merupakan salah satu agenda Dekranasda Babel dalam rangka mendata sekaligus memetakan perkembangan sektor kerajinan yang ada di Pulau Belitung.
Lokasi yang menjadi kunjungan Ketua Dekranasda pada Kamis (17/1/2019), antara lain di Perajin Tenun di Desa Limbungan, Batik Mangrove di Manggar, Belitung Timur, Perajin Batik Sepiak di Desa Air Saga dan Perajin Keramik Hias yang ada di Batu Itam, Belitung.
Disela-sela kunjungannya itu, diantaranya ke kelompok Perajin Tenun Cual milik Sahdinawati di Belitung Timur, Melati mengatakan, pengembangan tenun cual merupakan salah salah satu focus program kegiatan Dekranasda Babel dalam membranding Cual Babel.
Melati mengharapkan, di Beltim dan juga di kabupaten lain yang ada di Babel mempunyai produk tenun yang mampu menjadi salah satu produk unggulan, yang menjadikan sebuah iconik kedaerahan dari segi motifnya.
“Dari kunjungan kali ini, banyak aspirasi yang terserap dan banyak juga motivasi yang tersampaikan, salah satunya adalah pengembangan pewarnaan pada perajin Batik Mangrove di Desa Mekar Jaya, menjadikan inspirasi bagi Dekranasda Babel kedepan, untuk mengembangkan batik dengan metode pewarnaan alami, yang mengedepankan konsep industri alami dan ramah lingkungan,” ungkap Melati.
Menurut Melati, melihat kekayaan potensi hutan bakau yang dimiliki Desa Mekar Jaya saat ini, seluas 35 hektar dari total luas daerah 146 hektar, dan Desa Mekar Jaya langsung mendeklarasikan desa mereka sebagai “Desa Bakau”, ini menjadikan inspirasi positif.
“Desa Mekar Jaya akan mengembangan potensi alam yang mereka miliki, khususnya produk-produk yang dapat dihasilkan dari bahan baku bakau, dan juga pengembangan sektor pariwisata dari hutan bakau, dalam rangka meningkatkan kreatifitas tanpa batas dan mensejahterakan perekonomian desa Mekar Jaya untuk “naik kelas”,” ujar Melati.
Melati didampingi Ketua dan Wakil Ketua Dekranasda Belitung, saat mengunjungi Batik Sepiak dan Keramik Hias BICA di Belitung, berpesan, agar para Perajin selalu bersemangat dan harus semakin meningkatkan kreatifitas serta selalu berinovasi, agar pasar yang kini dihadapi menjadi mudah untuk di raih. “Saatnya para perajin Babel untuk “naik kelas” menuju IKM yang berkualitas dan berdaya saing,” tutup Melati.
Gubernur Erzaldi Tinjau Tempat Pengelolaan Kencing Kambing Menjadi Pupuk
MANGGAR, BELITUNG TIMUR – Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman, melakukan Peninjauan Tempat Pengolahan Kencing Kambing Menjadi Pupuk milik Amirul di Desa Lalang Beltim. Kamis (17/1/2019).
Pengolahan kencing Kambing Ettawa dan Kelinci ini, merupakan hasil fermentasi yang dilakukan Amirul secara alami dan telah diteliti langsung olehnya dengan seorang ahli dibidangnya.
Pada kesempatan itu, Gubernur Erzaldi Rosman mengapresiasi atas usaha yang telah dilakukan Amirul dalam mengembangkan usaha ini melalui penjualan yang dilakukannya kepada para petani .
“Usaha Amirul seorang entrepreneur yang telah mengusahakan dan mengolah kompos cair dan kompos padat yang telah digunakan petani,” ungkap Gubernur Erzaldi.
Kemudian, lanjut Erzaldi, pupuk cair dan pupuk padat yang telah dihasilkan oleh Amirul telah diperjual belikan hingga ke Pulau Bangka dan Belitung.
Erzaldi berharap, pupuk yang telah diolah tersebut, dapat digunakan di lahan – lahan kritis, sehingga ke depan dapat digunakan dalam memberikan kesuburan, khususnya lahan pertanian lada, padi, dan sayur – sayuran masyarakat.
Sementara itu, Amirul mengatakan, pupuk cair yang diolahnya itu, melalui fermentasi dari kencing kambing Ettawa dan kelinci, sehingga seluruh bahan yang dihasilkan merupakan bahan alami.
Selain itu, dikatakan Amirul, usaha yang telah dirintisnya selama 5 tahun tersebut, sudah memberikan penghasilan dan menambah pendapatannya.
“Dalam pengolahan usaha ini, dikerjakan secara mandiri. Saya berharap ke depan, dengan berkembangnya usaha ini, dapat menyerap tenaga kerja,” katanya.
Dalam kunjungan ini, Gubernur turut didampingi Bupati Belitung Timur, Yuslih Ihza, Perwakilan UPT Air Pelempang Babel, dan sejumlah pihak terkait lainnya. (Sentosa).

Related posts