by

Gubernur dan Bupati Panen Perdana IP 200 Demplot M Tani

-Moment-126 views

Produktivitas Capai 7-8 ton/hektar

TOBOALI- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman dan Bupati Bangka Selatan Justiar Noer melakukan panen perdana padi IP 200 di areal persawahan Demplot M Tani Desa Rias, Kecamatan Toboali, Rabu (10/10/2018). Panen perdana yang menggunakan bibit varietas M 400 ini mampu memproduksi padi gabah mencapai 7- 8 ton per hektar.

Usai memotong padi, Gubernur Babel juga turut memanen padi melakukan mesin combine yang mampu mamanen padi 3 hektar dalam waktu satu jam saja. Tahun 2018 ini, Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Bangka Selatan bersama kelompok tani telah berhasil melakukan tanam padai IP 200 seluas 1116 hektar dengan sawah yang sudah dipanen lebih dari 500 hektar. Tahun ini, Desa Rias telah mencoba melakukan penanaman IP 300 dengan luas tanam 1 hektar.

Bupati Bangka Selatan Justiar Noer mengatakan pada tahun 2016 tercatat luas padi sawah di Bangka Selatan mencapai 5.320 hektar dengan produktifitas 3.015 ton per hektar. Selain padi sawah, juga terdapat padi ladang yang luasnya mencapai 1018 hektar dengan hasil 1.751 ton per hektar.

Justiar mengungkapkan dirinya meminta agar Bendungan Mentukul dapat dinaikan setinggi 2 meter sehingga debit air tinggi dan mampu mengaliri air ke seluruh sawah di Desa Rias. Menurutnya, saat ini, pemerintah sudah memiliki bibit padi hybrid yang mampu berproduksi mencapai 15 ton per hektar.

“Bersama pak gubernur nanti akan kita pikirkan bersama, bagaimana membantu alat combine agar petani dapat dengan mudah memanen hasil sawahnya, begitu masalah irigasi, kita selesaikan secara bertahap,” kata Justiar.

Sementara itu, Gubernur Babel Erzaldi Rosman mengajak petani Desa Rias agar dapat memvariasikan lahan tanamnya selain padi dengan jagung dan kedelai. Tahun depan, kata dia, pemerintah provinsi akan membantu bibit jagung sebanyak 12.000 ribu hektar dan bibit padi seluas 500 hektar. Melihat hasil produksi varietas M 400, pemprov juga nantinya akan menyalurkan bibit padi bantuan menggunakan bibit M 400.

“Tahun depan nanti divariasi menanamnya ya, setelah padi, bisa jagung dan kita akan memberi jaminan hasil panen jagungnya akan dibeli, desa akan bekerja sama dengan Bumdes membeli hasil panen jagung dan saya yakin dengan menanam padi dan jagung masyarakat petani juga bisa sejahtera seperti yang dilakukan Pak Ariyanto,” pungkas Erzaldi. (raw/10)

Comment

BERITA TERBARU