Gubernur Belum Tingkatkan Status Karhutla

  • Whatsapp
Relawan PMI Provinsi Babel bersama Tim Gabungan dan Satgas Kekeringan Pemprov Babel, memadamkan api di atas lahan gambut seluas kurang lebih 2 hektar, belakang Perumahan Tunas Ilalang, Kelurahan Jerambah Gantung, Kecamatan Gabek, Kota Pangkalpinang, Selasa (20/8/2019).(foto: istimewa).

Kondisi Bisa Ditanggulangi
Dua Pelaku Pembakar Lahan

PANGKALPINANG – Provinsi Bangka Belitung memiliki 106 titik rawan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla), dan peringkat ke-6 rawan titik panas se Indonesia. Kendati begitu, Gubernur Bangka Belitung, Erzaldi Rosman menegaskan belum akan menaikkan status siaga Karhutla menjadi siaga darurat.

Ia menilai, kondisi terjadi saat ini masih dalam batas kemampuan dan dapat ditanggulangi oleh pemerintah daerah melalui Tim Satgas Karhutla. “Enggak perlu kita tingkatkan status Karhutla, karena kan masih bisa ditangani,” kata Erzaldi. Selasa (20/8/2019).

Erzaldi  tak menampik, jika kebakaran hutan yang ada di Babel memang terjadi setiap hari dan terdapat beberapa titik yang rawan. “Tim sudah antisipasi, mobil dan air kita siapkan untuk mengantisipasi kebakaran dan kekeringan ini, mudah-mudahan teratasi,” ulasnya.

Tim siaga selalu sigap dan siaga ketika terjadi kejadian di Babel, baik saat kebakaran maupun ketika ada permintaan dari warga untuk suplai air bersih. “Tim kita siaga,” tegasnya.

Erzaldi mengimbau kepada masyarakat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar begitu juga dengan bakar sampah, karena potensi Karhutla saat cuaca panas dan angin kencang ini tinggi sekali.

“Rokok paling utama jangan yang masih ada bara api nya dibuang sembarang, jelas ini berbahaya bisa jadi pemicu karhutla,” imbaunya.

Sementara itu, dua orang pelajar SMA di kota Pangkalpinang diamankan petugas diduga sebagai pelaku pembakar lahan di Jalan Gandaria Kacang Pedang Kecamatan Gerunggang, Selasa sore (20/8/2019).

Menurut informasi yang berhasil dihimpun, kebakaran berawal pelaku berinisial AD dan AR membakar sampah bekas tebasan semak belukar di lahan kosong seluas sekitar 30 meter persegi.

Tiba-tiba api membesar dan langsung menjalar lahan yang banyak tumpukan daun dan semak kering.
Api berhasil dipadamkan sekira pukul 17.03 WIB, dibantu 1 unit mobil pemadam kebakaran.

Sedangkan AD dan AR dibawa ke Polres Pangkalpinang untuk dimintai keterangan oleh penyidik Satreskrim. (nov/6)

Related posts