Gubernur Babel Salurkan 680 Ribu Bibit Lada ke Basel

  • Whatsapp
Gubernur Babel secara resmi menyerahkan bibit lada ke petani Basel. Pemprov Babel membantu 880 ribu bibit lada ke tiga desa Bangka Selatan. (ist)

RAKYATPOS.COM, PAYUNG– Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel),  Erzaldi Rosman Djohan menyalurkan 680 bibit lada bersertifikasi kepada petani di tiga desa di Bangka Selatan yakni Desa Paku, Desa Pangkalbuluh Kecamatan Payung dan Desa Sebagin, Kecamatan Simpang Rimba, Senin (22/6/20020).

Selain bibit, Pemerintah Provinsi Babel melalui dinas perkebunan juga menyalurkan bantuan trichoderma 3.200 kilogram dan pupuk organik 80.000 kilogram. Bantuan bibit ini terdiri dari 320.000 bibit untuk 200 hektar perluasan lada dan 360.000 bibit untuk 450 hektar rehabilitasi lada.

Erzaldi berharap para petani hendaknya mematuhi tata cara menanam lada yang benar. Dalam pekan ini penyuluh pertanian lapangan akan memberikan penyuluhan langsung tentang penanaman bibit lada yang baik.

“Hadapkan arah akar ke sinar matahari, ukuranya 40 x 40, lada ini makhluk hidup, ajak berbicara, patuhi tata cara menanam dan merawat lada yang benar, In sya Allah hasilnya akan baik,” kata Erzaldi.

Baca Lainnya

Pada kesempatan itu, dia turut menyinggung soal harga lada yang terus merosot tajam.

“Harga lada tidak bisa dipengaruhi bupati, gubernur bahkan presiden, petani la yang sebenarnya bisa mempengaruhi pasar, suplay demand hukumnya, lada banyak di pasaran harga murah, lada sedikit harga pasarnya pun naik, petani harus kompak menyimpan ladanya, kalau mau jual seadanya saja, sehingga nantinya harga bisa dipengaruhi oleh petani,” imbuhnya.

Ia menyarankan agar petani lada melakukan tumpang sari yakni dengan menanam cabai, terung serta tanaman usia tiga bulan lainnya.

“Petani harus kompak, tahan penjualan lada hingga harganya meningkat, manfaatkan tumpang sari di kebun lada, harga dipengaruhi suplay dan demand, jangan menyalahkan orang lain harga rendah,” ujarnya.

Sementara itu, Kabid Perkebunan Provinsi Babel, Haruldi berharap bantuan bibit lada bersertifikasi ini dapat membantu masyarakat untuk lebih produktif lagi berkebun lada.

Menurutnya, Kecamatan Airgegas telah ditetapkan sebanyak Kawasan Sentra Lada Nasional oleh Bappenas RI. “Mari kita kembalikan lagi masa kejayaan rempah di Babel,” kata Haruldi.

Related posts