Gubernur Babel Keynote Speaker Forum Bisnis Indonesia – Rusia

  • Whatsapp
Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Erzaldi Rosman duduk berjejer dengan sejumlah Pamateri sebelumnya menjadi Keynote Speaker dalam Forum Bisnis Indonesia – Rusia, bertempat di Crown Plaza Moscow Rusia pada 2 Agustus 2018.(foto: ist)

Dihadapan 700 Pengusaha Rusia

PANGKALPINANG – Sebuah apresiasi kembali diterima Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman dari Pemerintah Pusat. Ia dipercaya menjadi Keynote Speaker dalam Forum Bisnis Indonesia – Rusia 2018, bertempat di Crown Plaza Moscow Rusia pada 2 Agustus kemarin.

Dihadapan sekitar 700 Pengusaha Rusia, Gubernur Babel Erzaldi menyampaikan gambaran Babel dan prospek pembangunan ekonomi yang mendukung pertumbuhan nasional.

“Babel memiliki peluang keunggulan lokal dan sumber daya alam. Keunggulan tersebut memilik daya ungkit regional dan global sehingga akan memberikan dampak bagi pembangunan Indonesia,” ujar Gubernur.

Selain potensi lokal dan sumber daya alam, Gubernur juga menjelaskan, Babel memiliki prospek dan keunggulan sektor pariwisata.

“Provinsi Kepulauan Bangka Belitung memiliki lokasi yang strategis untuk mengembangkan sektor pariwisata. Apalagi pemerintah pusat (Jakarta) telah menetapkan Pulau Belitung sebagai salah satu tujuan destinasi pariwisata Indonesia,” jelas Gubernur.

Dalam forum itu juga, Gubernur menyampaikan konsep dan tujuan pengembangan Bangka Belitung. “Babel dikembangkan melalui keindahan alam di pesisir pantai, mengembangkan kawasan amenitas pariwisata terpadu, memperkuat nilai-nilai nudaya masyarakat yang harmonis, dan mengembangkan kawasan yang memberdayakan masyarakat lokal. Kami meyakini konsep pengembangan wilayah Bangka Belitung akan menguatkan sumber perekonomian baru dan membangun pelayanan pariwisata yang terintegrasi,” urai Gubernur.

Supaya konsep pembangunan Babel tercapai, Gubernur telah menyusun strategi khusus, seperti membangun kawasan yang berstandar internasional, membangun atraksi-atraksi yang berbasis agrowisata, serta membangun kawasan pariwisata yang terintegrasi.

“Tidak ketinggalan juga Bangka Belitung akan menggandeng brand-brand yang memiliki kekuatan distribusi untuk meningkatkan brand destinasi. Dan pada akhirnya Bangka Belitung akan menjadi salah kekuatan yang mendukung perekonomian nasional,” lanjut Gubernur.

Gubernur meyakinkan para pelaku usaha dan pebisnis dari Moskow bahwa situasi dan kondisi di Indonesia sangat kondusif apabila berinvestasi di Babel.

“Bersama-sama dengan pemerintah pusat, Bangka Belitung sangat layak untuk terus dikembangkan menjadi tempat untuk berinvestasi di sektor pariwisata. Semua fasilitas akan disediakan oleh pemerintah daerah dan diberikan kemudahan dalam perizinan,” tambah Gubernur.

Babel, lanjut dia, merupakan daerah yang seiring waktu menjadi kawasan pariwisata yang tumbuh dengan pasar tujuan (target place) yang semakin meluas pada setiap tahapannya.
“Untuk mencapai hal tersebut, saya telah merancang pengembangan kawasan di Babel yang mengintegrasikan pertimbangan pasar, sasarannya, daya tarik maupun timing yang tepat,” kata Gubernur.

Keunggulan lainnya adalah pemerintah pusat telah menetapkan beberapa daerah di Bangka Belitung sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK/Special Economic Zone).

“Dengan telah ditetapkannya Kawasan Ekonomi Khusus, kami telah menyusun strategi d
an perencanaan pembangunan Bangka Belitung dalam mendukung pembangunan nasional. Dengan KEK ini, maka strategi selanjutnya adalah perpaduan dan penyesuaian antara daya tarik (attraction), yang dimiliki dengan pasar yang disasar (target market) dan menyesuaikan dengan hari-hari libur (holiday calender) yang ada di pasar yang disasar. Tujuan penyesuaian tersebut adalah agar dapat menyesuaikan jadwal-jadwal acara (event) yang akan dilaksanakan di kawasan pariwisata Bangka Belitung,” papar Gubernur.

Selain Gubernur Babel, keynote speaker pada Forum Bisnis Indonesia Rusia 2018 lainnya adalah Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional / Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional Bambang Brodjonegoro, Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno serta Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Salahuddin Uno.(rell/3).

Related posts