Gubernur Babel Bersama Forkopimda Tegaskan Larang Keramaian Termasuk Ceng Beng

  • Whatsapp

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) telah secara resmi mengeluarkan seruan bersama tentang pencegahan dan antisipasi penyebaran Corona Virus Disease 2019 (Covid-19) di Babel.

Read More

Seruan yang ditandatangani bersama oleh Gubernur, Ketua DPRD, Kapolda, Danrem, Kajati, Danlanal dan Danlanud tanggal 23 Maret 2020 tersebut, menegaskan beberapa hal penting dan strategis untuk mencegah serta mengantisipasi penyebaran Covid-19 di Provinsi Kepulauan Babel.

Salah satu poin yang sangat krusial di seruan bersama tersebut adalah, Menghindari keramaian atau perkumpulan massa, baik yang bersifat ritual keagamaan maupun keramaian di tempat hiburan, rumah makan dan dianjurkan membeli makanan dan minuman untuk dibawa pulang ke rumah.

Gubernur Babel, Erzaldi Rosman tak henti-hentinya menegaskan hal tersebut, seperti dalam keterangannya Selasa (24/03/2020).

“Jadi saya tegaskan kembali, sesuai dengan seruan bersama Forkopimda, bahwa dilarang. Ingat, dilarang untuk membuat keramaian-keramaian atau perkumpulan-perkumpulan. Hindari keramaian-keramaian itu. Ini sudah menjadi seruan bersama. Saya tegaskan lagi, dilarang membuat keramaian termasuk Ceng Beng, tablig akbar, pernikahan-pernikahan. Kita minta untuk hentikan segera. Untuk tahun ini jangan diadakan,” ungkapnya.

Seruan yang dikeluarkan Forkopimda telah sesuai dengan Keputusan Presiden Republik Indonesia Nomor 7 Tahun 2020, tentang Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 dan Peraturan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2020, tentang Percepatan Penanganan Covid-19 di Lingkungan Pemerintah Daerah.

“Selain penegasan melarang keramaian dalam bentuk apapun, termasuk keagamaan, ritual, dan tempat hiburan, seruan bersama, juga kami tegaskan mari hindari kontak fisik langsung dengan lawan bicara atau orang lain, serta tidak berdekatan dengan orang lain dan hewan,” tegas Gubernur Erzaldi Rosman.

Poin lain dalam seruan bersama tersebut adalah jangan ada oknum yang melakukan penimbunan bahan pokok dan alat kesehatan pelindung diri.

Poin lainnya, kepada para tokoh agama atau tokoh masyarakat agar berperan aktif dalam mengedukasi jamaah ataupunnmasyarakat, serta melaksanakan doa sesuai dengan agama dan kepercayaan masing-masing, namun tidak dengan cara memobilisasi massa.

Related posts