Gubernur Akhirnya “Luluh”, Setuju UMP 2018 Naik 8,71 Persen

 

Erzaldi Rosman

PANGKALPINANG- Akhirnya, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Erzaldi Rosman mencabut pernyataannya soal kenaikan Upah Minimum Provinsi (UMP) 2018 sebesar 3,8 persen atau Rp2,6 juta. Orang nomor satu di Provinsi Babel ini usai pertemuan tertutup dengan KSPSI Babel, Senin sore (20/11/2017) menyetujui kenaikan UMP 8,71 persen atau sebesar Rp 2.755.443,83.

Sebelumnya, UMP Babel yang sempat ditetapkan Erzaldi pada tahun 2018 naik 3,8 persen beberapa waktu lalu dinilai KSPSI tidak sesuai aturan dan gubernur pun di tuding melanggar aturan.

“Belum sampai 10 detik sudah selesai, UMP Babel mengikuti aturan PP 78 tahun 2015. Poin yang kami sampaikan yang Rp 2,6 juta kemarin kita berharap UMP Babel tidak selalu menjadi yang tertinggi karena akan mengakibatkan daya tarik investasi menurun, dalam audiensi SPSI menyatakan bahwa Babel ini mengedepankan UMP bukan UMK,” kata Erzaldi.

Ketika disinggung perusahaan yang keberatan, dia menegaskan perusahaan khususnya sektor UMKM dan perusahaan kecil yang merasa keberatan dengan UMP dapat menyampaikan surat kepada Pemprov Babel. Ia berharap, keputusan ini dapat diterima oleh semua pihak, baik pekerja maupun pengusaha. Karena menurutnya, pengusaha pasti banyak yang keberatan. (nov)

No Response

Leave a reply "Gubernur Akhirnya “Luluh”, Setuju UMP 2018 Naik 8,71 Persen"