by

Grab Pangkalpinang Didemo Driver

-NEWS-434 views
PROTES GRAB – Puluhan pengemudi mitra Grab Car, Rabu (8/8/2018) siang saat memprotes kebijakan manajemen Grab Pangkalpinang karena merubah skema insentif yang merugikan mitra. Driver menilai insentif yang diterapkan sekarang tidak sesuai. Mereka mendesak skema insentif lama diterapkan kembali. (Foto: Ist/Budi Susanto)

Gegara Ubah Bonus Insentif

PANGKALPINANG – Kantor jasa layanan transportasi online Grab di Jalan Ahmad Yani, Kota Pangkalpinang, didatangi ratusan pengemudi mitra Grab Car, Rabu (8/8/2018) siang sekitar pukul 14.00 WIB. Para pengemudi angkutan online yang tergabung dalam 9 komunitas ini memprotes manajemen karena mengubah skema insentif atau bonus yang telah disepakati selama ini.
Driver menilai, insentif yang sekarang ini tidak sesuai lagi. Insentif ini adalah pendapatan yang didapatkan pengemudi di luar pendapatan dari tarif per trip. Mereka menentang kebijakan yang dinilai semakin memberatkan mitra yakni skema insentif yang baru diterapkan 25 Juli 2018 lalu.
“Kami mengeluhkan mengenai skema insentif sekarang. Sebelumnya sistem insentif terdiri dari tiga level yakni 8 trip, 12 trip dan 16 trip. Level 8 dapat Rp55.000, level 12 dapat Rp145.000 dan level 16 Rp250.000. Sedangkan saat ini dirubah menjadi sistem garansi pendapatan minimum, jadi sekarang pendapatan kita dibatasi di level 8 Rp190.000. Jadi tidak ada tambahan lainya. Semakin banyak dan jauh trip perjalan tentu merugikan mitra,” ungkap Putara Harefa, salah satu pengemudi Grab.
Dia mengatakan, saat diadakan pertemuan sebelumnya, pihak Grab memberikan jawaban yang tidak masuk akal. Padahal, persoalan insentif yang dinilai merugikan mitra Grab tak dirasakan para mitra yang melayani jasa angkutan menggunakan sepeda motor.
“Mereka mengatakan melalui skema ini untuk menghindari order fiktif, dan menantang kompetitor lain, jadi kami diarahkan untuk menghadirkan kompetitor lain,” ujarnya.
Tak berapa lama tujuh orang perwakilan pengemudi mitra diterima oleh manajemen Grab Pangkalpinang dan mengadakan pertemuan di dalam kantor. Lalu, pihak manajemen menghampiri puluhan pengemudi yang menunggu di luar.
Perwakilan Grab Pangkalpinang Deni mengatakan, belum bisa memberikan keputusan mengenai hal ini. Grab mengklaim sedang mengupayakan agar skema intensif lebih menguntungkan bagi mitranya.
“Kami belum bisa memastikan perubahan itu terjadi, namun ada penyesuaian dari skema sekarang. Saat ini kita sedang mencari formula khususnya untuk Kota Pangkalpinang,” katanya. (bum/1)

Comment

BERITA TERBARU