Giliran Lapas Narkoba Pangkalpinang Disasar Semprotan Disinfektan PMI

  • Whatsapp
Relawan PMI Pangkalpinang dan PMI Babel foto bersama sebelum penyemprotan di Lapas Narkotika Pangkalpinang. (foto: ist/dok.pmi).

RAKYAT POS.COM, PANGKALPINANG – Perjuangan untuk membantu mempercepat pencegahan terhadap penyebaran Coronavirus disease (COVID-19) oleh para relawan Palang Merah Indonesia (PMI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) terus berlanjut.

Jika sehari sebelumnya, Sabtu (21/3/2020), sebanyak tujuh lokasi yang dilakukan penyemprotan, yaitu SDN 33 Pangkalpinang, SDN 28 Pangkalpinang, SMPN 5 Pangkalpinang, SMAN 4 Pangkalpinang, Masjid Muhajirin Kota Pangkalpinang, RUPBASAN Kelas II Kota Pangkalpinang, dan Lapas Perempuan Kelas II Kota Pangkalpinang, untuk Minggu (22/3/2020) giliran Lembaga Permasyarakatan (Lapas) Narkotika Pangkalpinang disasar semprotan disinfektan para relawan PMI Pangkalpinang dan PMI Babel.

Dalam penyemprotan disinfektan di Lapas Narkotika Pangkalpinang itu, PMI Pangkalpinang dan PMI Babel menerjunkan sebanyak 11 relawan PMI yang tergabung kedalam Posko PMI Pangkalpinang dan Posko PMI Babel.

Pelaksanaan penyemprotan sendiri dimulai dari pukul 10.00 hingga 13.00 Wib dengan lokasi prioritas semprot ruang tunggu pengunjung, klinik, block rehabilitasi, masjid, ruang pertemuan dan ruang kerja.

Baca Lainnya

Sekretaris PMI Kota Pangkalpinang, Wahyono yang turut hadir dalam giat tersebut berharap penyemprotan cairan disinfektan ini, bisa mencegah penyebaran Covid-19 di lingkungan Lapas Narkotika. “Kita tahu kan, di Lapas ini banyak warga yang membesuk keluarganya di Lapas,” ujar Wahyono.

Rabian Syahbana selaku Kabid PB PMI Pangkalpinang yang juga turut serta dalam penyemprotan di Lapas Narkotika mengatakan, Tim Posko PMI Pangkalpinang siap turun bersama Tim lainnya bila memang dibutuhkan untuk penyemprotan disinfektan. “Kita telah membentuk 3 satuan tugas dalam Posko PMI Pangkalpinang,” kata Rabian.

Sementara itu, Kalapas Narkotika Pangkalpinang diwakili Kasubag TU Lapas Narkotika Mulya Nopriyansyah, mengungkapkan, tingginya angka kunjungan di Lapas menjadi kekhawatiran para petugas di Lapas Narkotika terjadinya penyebaran Covid-19.

“Kita ini kan Lapas, keluarga yang berkunjung banyak dari macam kalangan dan golongan. Kita tidak tahu riwayat mereka. Untuk itu, kami meminta bantuan PMI untuk melakukan langkah pencegahan terhadap penyebaran Covid-19 ini,” ungkap Mulya. (rell/3).

Related posts