Genjot PAD, Mulkan “Kejar” PBB dan Pajak Hotel

  • Whatsapp

SUNGAILIAT – Bupati Bangka, Mulkan mengakui adanya tunggakan pajak bumi dan bangunan (PBB) serta pajak hotel di daerah itu. Tunggakan itu, kata dia menjadi masalah dalam meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Pemkab Bangka saat ini sedang memaksimalkan peningkatan PAD dari berbagai sumber. Soal tunggakan PBB dan hotel ini yang harus kita carikan solusinya agar PAD bisa maksimal,” ungkap Mulkan, Senin (17/6).

Solusi yang dilakukan saat ini, lanjut dia, selain membuat aplikasi e-BPHTB, pihaknya berkoordinasi dengan Bank Sumsel Babel dengan alat pencatatan transaksi di setiap restoran dan hotel, sehingga, data yang diperoleh merupakan data yang akurat.

“Selain itu kami akan melakukan pembentukan tim optimalisasi perolehan pajak dengan melibatkan OPD dan pihak kejaksaan untuk membantu mendorong kepedulian membayar pajak ini,” terangnya.

Mulkan, selain PBB dan pajak hotel dan restoran, ada beberapa sumber pajak dan retribusi lain seperti restoran, parkir, air tanah, mineral bukan logam yang juga harus dimaksimalkan.

Sementara itu, Tim Koordinasi Supervisi dan Pencegahan KPK, Ardiansyah mengatakan Pemkab Bangka perlu mendata wajib pajak dan menghubungkan dengan perpajakan.

“Terkait pendataan wajib pajak, aset dan perizinan ini perlu ditindaklanjuti, perlu dilakukan pendataan bagi wajib pajak yang datanya terintegrasi antara perpajakan dengan perizinan dan data tersebut perlu diketahui oleh pemerintah daerah termasuk Satpol PP yang akan melakukan proses penertiban,” ungkapnya.(mg419/10)

Related posts