Gelar Nobar Film Martabak Bangka, PT Timah Siapkan 3000 Tiket Gratis  

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk akan membagikan sebanyak tiga ribu tiket gratis Nonton Bareng (Nobar) film Martabak Bangka di Bes Cinema Pangkalpinang, mulai 18-22 September mendatang. Tiga ribu tiket ini dibagikan kepada masyarakat umum, pelajar, mahasiswa, dan petugas kebersihan di Kota Pangkalpinang.

Film yang dibintangi Ramon Y Tungka bukan hanya tentang kuliner khas Bangka Belitung, namun juga menunjukkan keindahan wisata pulau Bangka, pasalnya lokasi syuting di film layar lebar ini mengambil beberapa tempat destinasi unggulan Babel.

Martabak Bangka mengemas kisah tentang kearifan lokal Bangka Belitung dan martabak sebagai media akulturasi budaya etnis Tionghoa  dan Melayu yang harmonis. Film yang mengisahkan tentang seorang pemuda bernama Jaya yang sedang mengalami dilema saat menjual kedai Martabak Bangka Acun.

Kepala Bidang Komunikasi Perusahaan PT Timah Tbk, Anggi Siahan mengatakan pihak perusahaan mengapresiasi film yang berdurasi 115 menit ini. Martabak Bangka, menurutnya menjadi salah satu media untuk mempromosikan potensi dan kebudayaan Bangka Belitung.

“PT Timah tentunya memberikan apresiasi terhadap film Martabak Bangka dimana lokasi syutingnya mengangkat potensi-potensi yang ada di Pulau Bangka,” kata Anggi kepada wartawan, Selasa (17/9/2019).

Tiket gratis bagi 3000 masyarakat ini, lanjut dia, merupakan kontribusi PT Timah untuk mendukung pariwisata Bangka Belitung dan mengajak semua kalangan untuk menyaksikan kisah yang diangkat dari bumi Serumpun Sebalai.

“Keharmonisan masyarakat yang sudah berlangsung sejak dulu, menjadi ciri khas dari daerah kita. Bersama Production House kita gelar nonton bareng film martabak bangka dimana PT Timah memberikan 3000 tiket gratis untuk pelajar, mahasiswa serta masyarakat Bangka untuk menyaksikan keseruan film ini,” tukasnya.

Gubernur Kepulauan Bangka Belitung, Erzaldi Rosman mengajak masyarakat Babel untuk menyaksikan film yang disutradarai Eman Pradipta ini. “Mari kita nonton film ini, filmnya ini syutingnya di Bangka dan ini juga memperkenalkan potensi pariwisata Babel,” kata Erzaldi. (**)

Related posts