Gejala Ginjal & Reaktif Rapid Test, Pelajar Air Gegas Meninggal Dunia

  • Whatsapp
Supriyadi

 

AIRGEGAS – Seorang pelajar SMP di Kecamatan Airgegas meninggal dunia Senin (14/9/2020) sore sekitar pukul 16.00 WIB, setelah dirawat di RSUD Bangka Tengah sejak Senin pagi sekitar pukul 04.00 WIB. Pelajar tersebut dibawa ke RSUD lantaran mengindap penyakit ginjal. Sebelumnya pelajar tersebut sesuai protokol kesehatan telah diambil rapid test dan hasilnya reaktif.

 

Juru Bicara Tim Gugus Tugas Basel, Supriyadi menyebutkan berdasarkan keterangan dokter yang merawatnya, pasien ini juga mengalami sesak nafas. Namun pihaknya belum bisa memastikan apakah yang bersangkutan mengidap covid-19 atau tidak karena masih menunggu hasil Swab yang diperkirakan akan keluar pada Kamis (17/9/2020) mendatang.

Baca Lainnya

 

“Pelajar ini masuk ke RS karena mengidap gejala ginjal, dan memang sesuai protokol pasien yang masuk harus rapid test, dan hasilnya reaktif, pasein ini ada juga mengeluh sesak nafas, tetapi kita belum bisa memvonis covid-19 karena baru diambil sampel Swab dan hasilnya kemungkinan akan keluar pada Kamis nanti,” jelas Supriyadi Selasa (15/9/2020) sore.

 

Meski begitu, ia menyebutkan guna mengantisipasi pasien tersebut memang benar terpapar covid-19, pemakaman dilakukan sesuai protokol covid-19. “Tim Gugus Tugas akan menelusuri riwayat pasien ini, dan sementara masih dipending karena keluarga yang bersangkutan masih berduka, kita berdoa semoga saja bukan covid-19,” tutup Supriyadi. (raw)

Related posts