Gegara Habis Bensin, Pemuda Balun Ijuk Dianiaya

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – SB seorang remaja asal Desa Balun Ijuk, Kabupaten Bangka, menjadi korban penganiayaan 5 pemuda tidak dikenal, Minggu (16/6).

Peristiwa naas tersebut terjadi di depan Rumah Makanan Duo Putri, Kelurahan Semabung Lama sekira pukul 01.30 dini hari.

Kepada petugas Sentra Pelayanan Kepolisan Polres Pangkalpinang, ibu korban SA (46) warga Desa Balun Ijuk menceritakan bahwa kejadian bermula pada saat motor yang dikendarainya kehabisan bensin.

“Tiba-tiba datang lima orang tidak dikenal langsung mengayunkan senjata tajam ke anak saya,” ujar SA kepada petugas kepolisan.

Sematara itu, korban SB menambahkan bahwa motor yang dikemudikan habis bensin dan SB membesarkan gas motor untuk melancarkan aliran bensin ke karburator.

“Biasa begitu kalau bensin mau habis, namun tiba-tiba datang lima orang dan langsung bertanya sudah jadi preman o? Lalu saya jawab bukan preman, tapi motor kering bensin, namun pelaku tidak terima dan langsung memukul saya dari belakang,” ujar SB saat ditemui di RSBT Pangkalpinang.

Ditambahkan korban, pada saat korban dalam kondisi lemah akibat pendarahan, dirinya sempat melarikan diri dengan bersembunyi diantara tokoh.

“Dengan darah yang bercucuran, saya meminta tolong dan langsung dibawa ke RSBT,” ungkap korban.

Terpisah Kasat Reskrim Polres Pangkalpinang AKP Harry Kartono, seizin Kapolres Pangkalpinang AKBP Iman Risdiono Septana membenarkan peristiwa penganiayaan terhadap anak.

“Sudah kita terima LP B- 198/Vl/ 2019 / SPKT / RES PKP Tanggal 16 Juni 2019 kemarin, saat ini kami sedang menghubungi saksi dan memburu para pelaku,” tutup Kasat Reskrim. (das/6)

Related posts