Garap Mineral Tanah Jarang, PT Timah Siapkan Lahan di Tanjung Ular

  • Whatsapp
Direktur Utama PT Timah Riza Pahlevi

JAKARTA – PT Timah Tbk memilih kawasan Tanjung Ular, Muntok, Kabupaten Bangka Barat sebagai lokasi pengolahan mineral tanah jarang (rare earth). Saat ini PT Timah melakukan kajian dan evaluasi mengenai teknologi yang cocok untuk mengolah tanah jarang ini.

“Kita sudah bicarakan dengan beberapa pemilik teknologi. Kita akan lihat teknologi yang mana yang mampu mengolah itu,” ujar Direktur Utama PT Timah Tbk, Mochtar Riza Pahlevi Tabrani usai RUPS PT Timah di Hotel Pullman, Jakarta, Rabu (23/4).

Dia mengatakan, untuk mengelola mineral tanah jarang ini membutuhkan biaya yang tidak sedikit.

“Teknologi ini memisahkan mineral tanah jarang dengan bijih timah. Secara komersial, (tanah jarang) lebih bagus nilainya. Kita evaluasi teknis juga keekonomian,” kata Riza.

Dia menerangkan, pemanfaatan mineral yang terkandung dalam komposisi tanah jarang antara lain, magnet, katalis, industri strategis dan industri kesehatan.

” Nilai ekonomi tanah jarang mencapai tiga kali lipat dari nilai timah. Sekarang kita sedang buat desain engineering. Kita belum bisa kasih target volume (produksi, red). Kita evaluasi sisi komersil,” pungkas Riza. (fan)

Related posts