Gandeng Transmart, PT Timah Investasikan Rp110 Miliar Bangun Graha Stannia

  • Whatsapp
Direktur Utama PT Timah, Riza Pahlevi, Gubernur Babel, Wali Kota, Ketua DPRD dan Chairman CT Corp Chairul Tanjung saat peresmian Transmart Pangkalpinang, Jumat (22/11/2019).(foto: Roni Bayu)

PANGKALPINANG – PT Timah Tbk merevitalisasi aset nonproduktif guna mewujudkan pemberdayaan aset yang mendukung pengembangan ekonomi daerah. Aset yang dinamakan Graha Stannia ini dikerjasamakan dengan salah satu perusahaan ritel terbesar di Indonesia PT Trans Retail Indonesia (Transmart).

Transmart yang bergerak dibidang ritel modern diyakini memberikan dampak lapangan pekerjaan baru bagi masyarakat, meningkatan pendapatan daerah, menggerakkan ekonomi masyarakat, menjadi wahana hiburan bagi masyarakat serta mendukung pengembangan pariwisata Provinsi Bangka Belitung (Babel).

Anggota Holding Pertambangan ini, mengeluarkan investasi senilai Rp 110 miliar untuk merevitalisasi aset dengan membangun Graha Stannia. Dalam pelaksanaannya, emiten dengan kode saham TINS Ini turut melakukan sinergi BUMN dengan menggandeng PT Brantas Abipraya (Persero) sebagai kontraktor dimana pembangunan Graha Stannia dimulai sejak 8 Agustus 2018 lalu.

Graha Stannia seluas 22,819 meter persegi, dilengkapi dengan foodcourt, bank, hypermarket Transmart yang didalamnya terdapat departement store/fashion, electronic pro, fresh market, trans living. Sebagai wahana hiburan, transmart juga dilengkapi Trans Studio Mini/Kidcity dan Cinema XXI.

Direktur Utama PT Timah Tbk, M. Riza Pahlevi Tabrani mengatakan optimalisasi aset yang dikerjasamakan dengan Transmart tidak hanya kerja sama bisnis belaka, melainkan menjadi upaya PT Timah Tbk untuk mendatangkan investasi ke Bangka Belitung yang memberikan dampak luas bagi masyarakat.

”Pemanfaatan aset yang kami lakukan ini, sesuai dengan amanat Noble Purpose MIND ID sebagai holding pertambangan yaitu Natural Resources For Civilization, Prosperity and Brighter Future maka PT Timah Tbk hadir secara konkrit mendukung pembangunan daerah, khususnya ekonomi masyarakat,” kata Riza saat peresmian Gedung Graha Stannia sekaligus Transmart Pangkalpinang, Jumat (22/11/2019).

Riza mengatakan kerja sama PT Timah Tbk dan Transmart tahap pertama akan berlangsung selama 10 tahun mendatang, dalam sistem pengelolaannya diserahkan kepada Transmart. Namun, dalam perjanjian kerjasamanya PT Timah Tbk mendorong Transmart untuk memberdayakan tenaga kerja dari masyarakat sekitar serta mengutamakan produk lokal untuk dihadirkan di ritel modern tersebut.

”Kita mengoptimalkan aset yang pemanfaatanya memberikan dampak langsung bagi masyarakat, kita dorong Transmart untuk menggunakan tenaga kerja lokal dan informasi yang kita peroleh sekitar 91 persen tenaga kerjanya lokal. Juga terdapat Pojok Rakyat Transmart atau gerai UMKM yang akan memajang 247 item produk lokal dari hasil laut, peternakan, perkebunan, makanan khas daerah serta produk kerajinan,” tambahnya.

Tak hanya sampai disitu, dia menjelaskan pemanfaatan aset untuk gedung Transmart juga memberikan dampak pada pendapatan daerah, mendorong tumbuhnya investasi baru di Bumi Serumpun Sebalai.

Graha Stannia yang diresmikan satu hari setelah ulang tahun Provinsi Kepulauan Babel menjadi kado dari PT Timah Tbk untuk Bangka Belitung. PT Timah dan anak perusahaannya terus berupaya memberikan dukungan untuk pembangunan dan pengembangan Provinsi Babel.

“Ya, bisa dibilang menjadi kado ulang tahun Provinsi Bangka Belitung yang ke-19, dan PT Timah Tbk akan terus mendukung berbagai pembangunan di Bangka Belitung,” tutupnya.(**)

Related posts