Fungsi KIM Sifatnya Take and Give

  • Whatsapp
Kasi Pengembangan Kemitraan dan Layanan Informasi Publik pada Diskominfo Belitung, Rachmat Danu Brata saat melakukan Pembinaan dan Pemberdayaan KIM Tanjong Lancor di Desa Suak Gual Kecamatan Selat Nasik Kabupaten Belitung, Rabu (29/1/2020). (foto: dodi)

SELAT NASIK – Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) merupakan kelompok yang dibentuk secara mandiri untuk meningkatkan kreatifitas masyarakat dibawah bimbingan Diskominfo Kabupaten Belitung.

KIM memiliki tugas dan fungsi untuk memperlancar arus informasi antara pemerintah bersama masyarakat ataupun kelompok yang ada di daerah.

Read More

Selain itu, KIM juga perpanjangan tangan pemerintah dalam menyampaikan informasi tentang perkembangan dan pembangunan Kabupaten Belitung. Sekaligus penampung aspirasi masyarakat untuk disampaikan kepada pemerintah.

“Jadi fungsi KIM ini sifatnya take and give, bukan sekedar menyampaikan informasi dari pemerintah ke masyarakat, namun aspirasi dari masyarakat sekitar hendaknya bisa tersampaikan melalui KIM,” ujar Kepala Seksi Pengembangan Kemitraan dan Layanan Informasi Publik pada Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Belitung, Rachmat Danu Brata saat melakukan Pembinaan dan Pemberdayaan KIM Tanjong Lancor di Desa Suak Gual Kecamatan Selat Nasik Kabupaten Belitung, Rabu (29/1/2020).

Sejak tahun 2014, ada sebanyak tiga kelompok yang dibentuk oleh Diskominfo Kabupaten Belitung.

Dan juga pernah diberikan materi pembinaan dari KIM percontohan atau yang dianggap berhasil menjalankan tugasnya sebagai perpanjangan tangan pemerintah.

“Namun pada tahun ini, pembinaan dan pemberdayaan KIM dilakukan dengan cara yang berbeda, yaitu dengan mengunjungi lokasi KIM dengan tujuan mengetahui langsung permasalahan yang terjadi di lapangan serta memberikan motivasi dan semangat bagi KIM untuk bisa menjalankan tugasnya sebagai corong pemerintah,” paparnya.

Selain itu, Ketua KIM Tanjong Lancor, Wawan Al Basra mengakui, selama ini pihaknya memang belum optimal menjalankan tugas dan fungsi KIM dikarenakan keterbatasan Sumber Daya Manusia.

“Selama ini, KIM Tanjong Lancor belum optimal, karena keterbatasan yang kita miliki. Saya berharap, dengan kedatangan Diskominfo bisa membantu kami agar bisa bekerja semaksimal mungkin,” harap Wawan.

Saat ini, sumber informasi yang bisa diakses masyarakat Desa Suak Gual hanya melalui media online. Oleh karena itu KIM Tanjong Lancor memanfaatkan media sosial seperti Facebook dan Youtube untuk menyebarkan informasi publik.

Sementara Kepala Bidang Informasi dan Komunikasi Publik pada Diskominfo Kabupaten Belitung, Fithrorozi menyampaikan, KIM Tanjong Lancor agar tidak ragu untuk berbagi informasi. Permasalahan kesulitan penyampaian informasi akan dibantu oleh pihak Diskominfo.

“Bila kesulitan menulis informasi silakan sharing ke Diskominfo, dan pihak kami akan melakukan editing. Jangan sampai informasi terhenti karena keterbatasan ini,” pungkas Fithro. (dodi/3)

Related posts