Fungsi Keluarga Bagi Anak

No comment 243 views

Oleh: Syaiful Islam Pospos, S.Pd.
Guru SMP Negeri 7 Pangkalpinang

Syaiful Islam Pospos, S.Pd

Keluarga adalah kekerabatan yang dibentuk atas dasar perkawinan dan hubungan darah. Kekerabatan yang berasal dari satu keturunan atau hubungan darah merupakan penelusuran leluhur seseorang, baik melalui garis ayah maupun ibu ataupun keduanya. Hubungan kekerabatan seperti ini, dikenal sebagai keluarga luas (extended family) yaitu ikatan keluarga dalam satu keturunan yang terdiri atas kakek, nenek, ipar, paman, anak, cucu, dan sebagainya.

Keluarga merupakan lingkungan yang pertama dan utama bagi anak. Dalam kehidupan anak tentunya keluarga merupakan tempat yang sangat vital. Anak-anak memperoleh pengalaman pertamanya dari keluarga. Dalam keluarga peranan orang tua sangatlah penting. Mereka merupakan model bagi anak. Ketika orang tua melakukan sesuatu anak-anak akan mengikuti orang tua mereka. Hal ini disebabkan anak dalam masa meniru. Orang tua yang satu dengan orang tua yang lainnya dalam mendidik anak-anak tentunya juga berbeda. Mereka mempunyai suatu gaya atau tipe-tipe tersendiri. Dan tentunya gaya-gaya tersebut akan berpengaruh terhadap perkembangan anak. Oleh karena itu, lingkungan keluarga sangatlah penting untuk pertumbuhan dan perkembangan anak terutama perkembangan sosio-emosinya.

Untuk pendidikan bagi anak, dalam keluarga perlu diperhatikan ketika memberikan kasih sayang, jangan berlebih-lebihan dan jangan pula kurang. Karenanya, keluarga harus pandai dan tepat dalam memberikan kasih sayang yang dibutuhkan oleh sang anak. Pendidikan keluarga yang baik adalah pendidikan yang memberikan dorongan kuat kepada anaknya untuk mendapatkan pendidikan-pendidikan agama.

Pendidikan keluarga mempunyai pengaruh yang penting untuk mendidik anak. Lingkungan keluarga memberikan dorongan atau motivasi dan rangsangan untuk menerima, memahami, meyakini, serta mengamalkan ajaran islam. Dalam keluarga hendaknya dapat direalisasikan tujuan pendidikan agama islam. Yang mempunyai tugas untuk merealisasikan itu adalah orang tua. Untuk itu, ada beberapa aspek pendidikan yang sangat penting diberikan dan diperhatikan orang tua.

Keluarga atau rumah tangga atau orang tua sebagai wujud kehidupan sosial yang asasi sebagai unit kehidupan bersama manusia terkecil. Keluarga adalah lembaga kehidupan yang asasi dan alamiah, yang pasti secara ilmiah oleh kehidupan manusia. Mengingat betapa pentingnya peranan keluarga dalam pendidikan anak, maka diharapkan setiap orang tua (sebagai pendidik) untuk mendidik anak-anaknya, karena motivasi keluarga ini semata-mata demi cinta kasih yang kodrati. Didalam suasana cinta kasih inilah proses pendidikan berlangsung seumur anak itu dalam tanggung jawab keluarga.

Peranan keluarga dalam pendidikan yang berhubungan dengan anak didalamnya terdapat pula beberapa hal khusus yang perlu diperhatikan, diantaranya sifat menggantungkan diri, kedudukan anak didalam keluarga dan kesulitan-kesulitan pendidikan, karena keluarga adalah lembaga tertua bersifat informal, yang pertama dan utama dialami oleh anak dan lembaga pendidikan yang bersifat kodrati.

Atas uraian di atas, kiranya kita dapat menarik benang merah mengenai fungsi keluarga bagi anak, sebagai berikut: Pertama, Keluarga merupakan masyarakat pendidikan pertama yang bersifat alamiah karena pertama, dan keluarga merupakan unit terkecil dalam masyarakat yang terdiri dari ayah, ibu dan anak. Kedua, suatu keluarga terbentuk melalui perkawinan yang merupakan institusi sosial yang bersifat universal dan multi fungsional, fungsi pengawasan, sosial, keagamaan, pendidikan, perlindungan dan rekreasi. Ketiga, fungsi keluarga adalah memelihara, merawat dan melindungi anak-anak dalam proses spesialisasinya agar mereka mampu mengendalikan diri dan berjiwa sosial. Keempat, keluarga merupakan unit yang mempunyai peranan yang sangat penting dalam kelangsungan hidup bermasyarakat, peranan keluarga diantaranya sebagai pelindung, unit sosial ekonimi, menumbuhkan dasar-dasar bagi kaidah-kaidah pergaulan dan wadah untuk mempelajari nilai-nilai yang berlaku di masyarakat dan perkembangan kepribadian anak.

Kelima, keluarga yang kurang harmonis dapat mempengaruhi pendidikan anak, karena beberapa faktor tertentu dan keharmonisan keluarga itu ditentukan oleh masing-masing anggota keluarga dalam meletakkan fungsi dan kedudukannya, adanya musyawarah dalam memecahkan masalah, adanya kasih sayang antar anggota keluarga secara timbal balik. Kerjasama komunikasi antara guru dan orang tua perlu diwujudkan dengan sebaik-baiknya, tanggung jawab pendidikan terletak di tangan orang tua dan tidak bisa dipikulkan kepada orang lain, dan sebagain tanggung jawab pendidikan dapat dilimpahkan kepada sekolah.(****).

No Response

Leave a reply "Fungsi Keluarga Bagi Anak"