Fraksi Partai Gerindra Minta Kasatpol PP Provinsi Babel Dicopot

  • Whatsapp
Situasi penertiban tambang ilegal di daerah Sijuk, Belitung beberapa jam pasca kericuhan, Sabtu (2/11/2019). (foto: dod)

PANGKALPINANG– Fraksi Partai  Gerindra DPRD Provinsi Bangka Belitung (Babel) mengusulkan kepada Gubernur Erzaldi Rosman agar Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Kasat Pol PP) Babel, Yamoa’a Harefa segera dicopot dari jabatannya.

Ketua Fraksi Partai Gerindra DPRD Babel, Beliadi menilai Kasat Pol PP Babel, Yamoa’a Harefa telah lalai dalam menjalankan tugas sehingga penertiban tambang ilegal tersebut berakhir rusuh dan telah mengancam keselamatan jiwa wakil gubernur yang turut serta dalam rombongan.

“Yang saya sesalkan, Pak Yamoa (Kasat Pol PP-red) ini tidak menghitung kekuatan dia dengan massa yang ingin ditertibkan, tidak masuk intelijen dulu untuk menghitung kekuatan dan lain sebagainya sehingga terjadilah hal fatal pada hari itu. Jadi menurut saya ini lalai,” kata Beliadi kepada wartawan di Gedung DPRD Babel, Senin (4/11/2019).

“Kalau pada hari itu terjadi hal buruk, ada nyawa yang melayang, dia (Yamoa-red) sebagai kepala tim mampu nggak mempertanggungjawabkannya.  Terhadap kelalaian ini saya berharap supaya tidak terjadi hal serupa, agar dilakukan pergantian,” tambahnya.

Selain itu, dijelaskan dia, Fraksi Gerindra juga menyampaikan pernyataan sikap tertulisnya kepada Kapolda Kepulauan Babel untuk menindak tegas para pelaku dan siapapun oknum dibalik aksi kerusuhan tersebut.

“Kita tidak menduga-duga, makanya fraksi saya menyatakan agar Pak Kapolda mengusut tuntas oknum-oknum yang ada di belakang, pelanggaran hukum jangan ditolerir,” tandasnya. (ron)

Related posts