Forum DAS Datangi Bukit Kukus

  • Whatsapp

Pemkab Sambut Baik Setiap Investasi

Muntok – Pemuda Muhammadiyah Kabupaten Bangka Barat (Babar) kembali menanggapi rencana penambangan batu granit di Bukit Kukus dengan melakukan audiensi bersama forum Daerah Aliran Sungai (DAS) Babel beberapa waktu lalu.

Muat Lebih

Tindaklanjutnya, pada Senin (20/03/2017) kemarin, forum DAS mengadakan sosialisasi mengenai peraturan tentang daerah aliran sungai dan langsung on the spot ke masyarakat daerah sekitar Bukit Kukus.

Forum DAS didampingi PDPM Babar mendatangi Bukit Kukus untuk langsung melihat sendiri keadaan masyarakat sekitar dan menggali informasi dari masyarakat mengenai rencana penambangan Bukit Kukus itu sendiri.

“Rencananya setelah kunjungan hari ini, akan ada kunjungan lanjutan untuk melakukan pemetaan dan survei lapangan (on the spot) terkait keadaan sekitar bukit kukus untuk dijadikan materi riset forum DAS,” kata Fadilah Sabri selaku Ketua Forum DAS Babel.

Masyarakat pal 3 dan pal 4 yang ikut hadir pada kegiatan sosialisasi tersebut terlihat sangat antusias berkomunikasi dua arah dengan seluruh tim forum DAS.

Menurut Syasri Ekozat, Ketua PDRM Bangka Barat, masyarakat yang tergabung dalam kelompok “masyarakat peduli Bukit Kukus” berharap kedatangan forum DAS dapat membantu mereka untuk mengawal proses sosialisasi penambangan Bukit Kukus dengan baik.

“Pemuda Muhammadiyah sebagai pendamping masyarakat peduli Bukit Kukus sangat berterimakasih atas kehadiran forum DAS Babel, dan berharap riset mengenai Bukit Kukus benar-benar dapat terlaksana, sehingga dapat menjadi second opinion bagi berbagai pihak terkait rencana penambangan tersebut,” tegas Syasri Ekozat yang akrab disapa Angga.

Ia juga menegaskan kepada semua pihak, bahwa kehadiran pemuda Muhammadiyah dalam wacana penambangan Bukit Kukus ini adalah sebagai bentuk mengawal opini dan meluruskan setiap opini yg dianggap tidak berimbang.

Pemuda muhammadiyah, ditambahkannya, sangat menjunjung tinggi nilai-nilai ilmu pengetahuan dalam pembangunan daerah. Pemuda Muhammadiyah juga sangat mendukung setiap upaya pembangunan yang berkemajuan dan mensejahterakan masyarakat asalkan sesuai dengan aturan main yang benar.

“Marilah kita mensikapi fenomena Bukit Kukus ini sebagai bagian dari awal kemajuan pembangunan daerah Babar yang humanis, ramah lingkungan dan mensejahterakan masyarakat banyak agar visi Bangka Barat hebat dapat tercapai dengan baik,” tukasnya.

Di kesempatan terpisah, Pemuda Muhammadiyah Babar juga beraudiensi dengan Sekda Babar, Yunan Helmi untuk mempertanyakan tentang rencana penambangan Bukit Kukus tersebut.

Sekda Babar memaparkan bahwa Bangka Barat sangat menyambut baik setiap ada investasi demi kemajuan Babar itu sendiri dengan tetap melihat dan mengutamakan keselamatan lingkungan serta daerah pemukiman setempat.

“Kebijakan perizinan penambangan bukan pada daerah Babar, kita hanya sebatas memberi rekomendasi,” ujar Yunan.

Ia juga mengatakan, paling tidak ada beberapa dampak positif jika penambangan tersebut berjalan, diantaranya kegiatan penambangan dapat menyerap sekitar 200 tenaga kerja yang tentunya akan mengurangi angka pengangguran dan meningkatkan daya beli masyarakat sekitar Muntok.

“Mengingat uang yang beredar di masyarakat tentunya akan semakin banyak. Kemudian untuk wilayah penambangan yang aman telah dilakukan pengukuran dan pemetaan berjarak kurang lebih 2 kilometer dari pemukiman masyarakat terdekat, dan wilayah yang RTRW nya terdapat RTRW peruntukan pemukiman sudah dikeluarkan dari peta rencana lokasi tambang sekitar 20 hektar dan segala bentuk penambangan pasti memiliki resiko. Resiko tersebut tentunya sudah dapat diukur dan dipastikan upaya penanggulangan. Resiko itu pun sudah dipersiapkan, seperti pembuatan bendungan untuk antisipasi banjir dan lainnya,” pungkasnya.(snt/3).

Pos terkait