Lazada Indonesia

Forum Bekemas Segera Dibentuk

  • Kumpulan Caleg Perempuan PDIP
  • Caleg Dibekali Training

PDIPKOBA – Calon Anggota Legislatif (Caleg) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Bangka Tengah (Bateng) akan membentuk forum Bekemas, forum ini akan mewujudkan calek yang berpolitik, bersih, dan beretika dalam menciptakan kesetaraan dan keadilan gender, dan kearifan lokal.
Forum ini dibentuk, berdasarkan hasil yang diperoleh para Caleg setelah mendapat bekal dalam training yang dilakukan PDIP untuk kader perempuan, 16 – 18 Januari 2014 lalu di Hotel Santika.
Me Hoa yang saat ini menjabat Bendahara DPC PDIP sekaligus Caleg PDIP Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) mengungkapkan, sebagai caleg, kader harus memahami dan mengetahui tentang keberadaan perempuan dalam saatu partai dan perannya dalam pembangunan.
“Caleg perempuan harus bersih, menyiapkan diri untuk jadi caleg, punya mental yang baik, dan komitmen. Training perempuan caleg ini fungsinya untuk meningkatkan kapasitas, membangun komitmen dan dedikasi bagi Indonesia,” tukasnya, Senin (20/1/2014).
Ia menambahkan, training yang dilakukan di Hotel Santika beberapa waktu lalu, dengan peserta caleg perempuan seluruh Parpol peserta Pemilu Legislatif Tahun 2014 se- Babel.
“Ada 37 orang yang menjadi peserta dalam training itu meliputi caleg perempuan perwakilan masing-masing Parpol baik caleg anggota DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota, DPR, dan DPD. Training bagi Caleg Perempuan DPRD Provinsi/Kabupaten/Kota, DPR RI dan DPD, pada tahap kedua juga akan digelar dengan caleg yang berbeda di Hotel Santika tanggal 24-26 Januari 2014 dengan target peserta 60 orang,” tandasnya yang menyebutkan, dirinya pun akan terlibat menjadi pemateri pada training tahap dua.
Lebih lanjut dikatakan anggota DPRD Bateng ini, materi yang disampaikan dalam training tersebut adalah pengetahuan tentang sisi peraturan Pemilu, maksudnya pengetahuan mengapa perempuan ambil bagian dalam politik. Materi selanjutnya,agar caleg perempuan mengetahui supaya tidak mensosialisasikan diri dengan membabi buta, tapi belajar politik yang tertib dan bermutu.
“Banyak materi yang dipelajari dalam training yang di gelar di Hotel Santika, salah satunya materi aturan Pemilu, jangan sampai nantinya caleg yang nyalon tidak tahu aturan main,” tuturnya.
Sementara Pembicara dalam acara training itu adalah Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kementerian Pemberdayaan Perempuan RI, UNDP dan Kedutaan Norwegia, artinya Norwegia juga peduli yang namanya Aleg (Anggota Legislatif). Lanjutnya, Ini kita didik lagi supaya menjadi Aleg yang baik.
“Kenapa yang kita undang adalah kedutaan Norwegia karena di negara itu paling banyak perwakilan perempuan di Parlemen. Kemudian kenapa tempat pelaksana di Babel, karena Babel masuk nomor 4 dari bawah se- Indonesia yang duduk di Parlemen,” pungkasnya. (ran/9).

Rate this article!