by

Fiskal Pimpin Karang Taruna Bateng

KOBA – Kekosongan jabatan Ketua Karang Taruna Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) sejak lima tahun yang lalu akhirnya terisi. Kini, Ketua Terpilih Ahmad Fiskal Dina resmi memimpin Karang Taruna Bateng Periode 2017-2022.

Fiskal terpilih secara tunggal melalui forum Temu Karya III bertema “Kita pererat konsolidasi organisasi untuk mewujudkan ketahanan sosial menuju Bateng Unggul” di Gedung Diklat BKD Bateng, Rabu (13/12/2017).

Ada dua bakal calon yang maju yakni Wisnu Sanjaya dari Kecamatan Pangkalan Baru dan Ahmad Fiskal Dina dari Kecamatan Koba. Syarat dukungan sebagai calon minimal didukung 2 kecamatan dengan 7 jumlah suara. Namun, saudara Wisnu tak mengantongi satu pun surat dukungan karena enam kecamatan Se- Bateng mendukung secara penuh saudara Fiskal.

Oleh peserta sidang, Fiskal langsung dinyatakan sebagai pemenang sebagai ketua tanpa ada tahapan pemilihan selanjutnya.

“Saya berterima kasih atas amanah yang diberikan kepada saya untuk menjalankan roda organisasi Karang Taruna Kabupaten ini kedepan. Saya mengajak semua kawan-kawan di forum ini untuk bersama-sama membesarkan Karang Taruna Bateng agar tetap kompak dan maju,” ujar Fiskal saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Rabu (13/12/2017).

Ditambahkannya, program yang bersifat mewadahi pemuda dan pemudi akan dikedepankan.
“Yang ingin dikejar adalah wadah pemuda dan pemudi. Dalam waktu dekat, bisa menjadi wadah dan mempersatukan muda mudi dari usia 17-25 tahun,” tukasnya.

Ibnu Minta Karang Taruna Majukan Ekonomi

Sementara itu, Bupati Bangka Tengah (Bateng), Ibnu Saleh meminta kepada Karang Taruna Kabupaten untuk bersama-sama pemerintah memajukan ekonomi masyarakat didaerah itu.

Selain itu, Karang Taruna juga bisa berkolaborasi dengan pemerintah dalam melaksanakan kegiatan yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

“Karang Taruna akan besar di Bateng asal diurus. Tujuannya untuk membantu kegiatan sosial, karya bakti, memajukan ekonomi dan bisa berkolaborasi dengan pemerintah,” ujarnya saat dikonfirmasi Rakyat Pos usai pemilihan Ketua Karang Taruna tersebut.

Ia menegaskan, Karang Taruna tersebut bukan merupakan organisasi parpol. Dalam hal ini, pemerintah sangat mensuport melalui pemberdayaan pelaksanaan kegiatan.

“Jangan takut dalam berorganisasi, karena tidak mendapatkan apa-apa, sebaliknya sangat banyak ilmu yang diperoleh. Rapat harus sering-sering dilakukan, minimal 1 kali sebulan. Kemudian pilih orang yang nek benar-benar menjadi pengurus, yang nggak dak usah,” ujarnya.

Kedepan, Karang Taruna akan dianggarkan untuk kegiatan darma bakti kepada masyarakat dengan catatan harus ada kegiatan dan hasilnya.
“Tolong jaga kekompakan dan kebersamaan dalam menjalankan roda organisasi supaya tidak terpecah. Apalagi jadi ketua harus bersabar dan merangkul pengurusnya,” tandasnya.(ran/3).

Comment

BERITA TERBARU