Finalis Duta Wisata Babel Diharap Dapat Berikan Gambaran

  • Whatsapp
Staf Ahli Gubernur Babel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin, foto bersama Finalis Duta Wisata Provinsi Babel Tahun 2018, diselas-sela audiensi di Meeting Room Pantai Pasir Padi Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (26/9/2018).(foto: ist).

Pariwisata Babel Sangat Layak Dijual

PANGKALPINANG – Pertemuan antara Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel) yang diwakili oleh Staf Ahli Gubernur Babel Bidang Pemerintahan, Hukum dan Politik, Syahrudin, dengan Finalis Duta Wisata Provinsi Babel Tahun 2018, bertempat di Meeting Room Pantai Pasir Padi Bangka City Hotel, Pangkalpinang, Rabu (26/9/2018), nampak sedikit berbeda.

Itu dikarenakan, Staf Ahli Gubernur, Syahrudin pada kesempatan itu, melakukan dialog produktif dengan sejumlah bujang dan dayang utusan dari enam Kabupaten dan satu Kota, membahas permasalahan yang sedang dialami oleh Provinsi Bangka Belitung saat ini, seperti masalah Pertambangan, Perikanan, Peraturan Daerah yang berkenaan dengan Zonasi, Lada yang menjadi komoditi unggulan Bangka Belitung, pencanangan Pahlawan Nasional asal Bangka Belitung, dan tentunya masalah sinergitas pariwisata di masing-masing kabupaten/kota.

Dalam arahannya, Syahrudin menginginkan ke depan, konsep pengembangan pariwisata harus saling terintegrasi dengan sektor-sektor lainnya. “Babel tidak hanya menawarkan keindahan alam dan pantainya saja, tapi juga harus di dukung dengan sektor pendukung lainnya, seperti industri kreatif, baik itu seni kerajinan, seni kebudayaan lokal Babel, tempat kuliner khas yang terkompilasi dalam suatu rangkaian kalender wisata,” ungkapnya.

Finalis Duta Wisata Babel 2018 yang nanti terpilih mewakili Bangka Belitung di tingkat nasional, diharapkan Syahrudin, dapat memberikan suatu gambaran, betapa Bangka Belitung disisi pariwisatanya sangat layak untuk di jual, karena Bangka Belitung memiliki dua pulau, yakni Pulau Bangka dan Pulau Belitung, dengan panorama alam dan pantai-pantai yang tentunya sangat indah dan tidak kalah dengan Pulau Bali.

“Mari kita manfaatkan kesempatan ini, karena tidak semua orang bisa menjadi duta wisata. Mengingat kalian (Duta Wisata Babel 2018) sudah ditunjuk menjadi duta wisata, mari kita bekali pengetahuan kita di bidang pariwisata khususnya, agar bisa menjadi tangan kanan pemerintah untuk memberitakan kepada dunia luar betapa indahnya Provinsi Kepulauan Bangka Belitung ini,” ajak Syahrudin.

Syahrudin menegaskan, kemenangan itu bukan tujuan utama, tapi selaku masyarakat dan Putra-Putri Babel yang handal di bidang pariwisata dapat memberikan kontribusi positif kepada Pemprov Babel untuk memajukan provinsi ini melalui potensi pariwisata.

Melalui kegiatan selama empat hari ini, ditambahkan Syahrudin, bekali diri dengan pengetahuan yang cukup memadai tentang Bangka Belitung sebagai Provinsi Kepulauan. “Tentunya pengetahuan yang didapat, nantinya disampaikan ke masyarakat dimanapun kalian ditempatkan,” lanjut Syahrudin.

Sebanyak 14 pasang Finalis Duta Wisata Babel 2018 perwakilan dari masing-masing Kabupaten/Kota, di Babel, terlihat sumringah, setelah mendapatkan arahan sekaligus wejangan langsung dari Staf Ahli Gubernur. Bahkan mereka bertambah senang ketika Staf Ahli Gubernur mengajak mereka untuk foto bersama di akhir acara audiensi.

Setelah audiensi, ke 14 pasang Finalis Duta Wisata 2018 memasuki tahap karantina selama empat hari ke depan, dan akan menghadapi puncak acara malam Grand Final Pemilihan Duta Wisata Provinsi Kepulauan Bangka Belitung 2018 yang akan dihelat pada Sabtu (29/9/2018) malam di tempat yang sama.

Dala pengarahan itu, Staf Ahli Gubernur turut didampingi Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Babel yang diwakili Widyastuti selaku Kepala Bidang Sumber Daya Pariwisata, Ekonomi Kreatif dan Kelembagaan Pariwisata Dinas Kebudayaan dan Pariwisata, sejumlah Pejabat Administrator/Pengawas Disbudpar Bangka Belitung dan Perwakilan Asosiasi Duta Wisata Indonesia yang bertindak selaku perwakilan juri Duta Wisata di tingkat Provinsi Bangka Belitung Tahun 2018.(rell/3).

Related posts