Field Trip Ala SMAN 1 Simpang Rimba

  • Whatsapp

Oleh: Hadiatus sarifah
Guru SMAN 1 Simpang Rimba

SMA Negeri 1 Simpang Rimba merupakan salah satu sekolah menengah atas di Bangka Selatan. Sekolah ini, terletak di Jalan Bathin Tikal Kecamatan Simpang Rimba. Sekolah ini terdiri dari 13 kelas yang tiap kelasnya terdiri dari kurang lebih 32 peserta didik, kelas X terdapat 4 kelas, kelas XI 5 kelas dan kelas XII terdiri dari 4 kelas. Peserta didik di SMAN 1 Simpang Rimba terdiri kurang lebih 350 peserta didik yang sebagian besar dari desa sekitar Kecamatan Simpang Rimba.
Kamis (3/10/2019), sekolah ini melaksanakan field trip ke 3 tempat wisata yang berada di sekitar Sungailiat, diantaranya adalah bukit fathin San, Eco Park dan Pantai Tongaci. Field trip ini dilaksanakan sebagai upaya sekolah untuk menjalin kekeluargaan dan sebagai sarana pengetahuan peserta didik untuk menambah ilmu. Karena kita ketahui bahwa ilmu itu tidak hanya dicari di lingkup sekolah saja, melainkan juga di luar sekolah. Field trip ini dilaksanakan oleh peserta didik, guru dan pegawai di SMAN 1 Simpang Rimba.
Pemberangkatan field trip dimulai pukul 07.00 WIB dari sekolah SMAN 1 Simpang Rimba dengan menggunakan 5 bus dan 2 mobil pribadi. Setiap bus mempunyai pendamping wali kelas dan guru mata pelajaran. Untuk wali kelas XII IPA 1 adalah Rosude Sihombing, S.Pd, kelas XII IPA 2 adalah M Thayyib Farhani, S.Pd.Si, Kelas XII IPS 1 adalah Hadiatus Sarifah, S.Pd, sedangkan untuk kelas XII IPS 2 adalah Kurnia Mandasari S.Pd. Selain wali kelas, juga terdapat guru yang mendampingi yaitu setiap busnya didampingi oleh 5 guru mata pelajaran. Hal ini untuk memudahkan peserta didik dalam meneliti dan mengamati obyek wisata yang dikunjungi.
Keluarga besar SMAN 1 Simpang Rimba melaksanakan field trip tersebut, fokus utama yang ikut dalam acara ini adalah kelas XII dan anak-anak OSIS. Peserta yang ikut dalam field trip ini sekitar 150 peserta didik, sedangkan guru yang ikut berjumlah 30 orang. Sekolah mengharapkan dengan mengikutsertakan kelas XII adalah agar bias memotivasi peserta didik dan menambah semangat untuk belajar menghadapi UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer). Selain itu, dengan field trip peserta didik mampu untuk meneliti sejarah, keragaman budaya, biologi, maupun kerajinan-kerajinan. Dalam field trip tidak hanya sekedar untuk wisata saja melainkan juga sebagai sarana menambah wawasan dan ilmu pengetahuan, karena peserta didik dituntut untuk meneliti setiap kunjungan tempat wisata.
Pelaksanaan field trip, peserta didik meneliti keadaan lingkungan yang ada di objek wisata. Tempat pertama yang dikunjungi oleh peserta didik adalah Bukit Fathin San, rombongan tiba di tempat wisata ini pukul 09.30 WIB. Tempat wisata ini terletak di Sungailiat, tepatnya di Bukit Petung, Desa Lubuk, Kecamatan Sungailiat. Bukit Fathin San merupakan wisata religi bagi umat Budha dan Tionghoa. Bukit ini terletak di tempat yang cukup tinggi, sehingga peserta didik dan guru SMAN 1 Simpang Rimba harus mendaki bukit. Tempat ini merupakan tempat yang sangat eksotis, karena terdapat pemandangan yang cukup mengesankan.
Peserta didik melakukan penelitian di Bukit Fathin San dengan didampingi oleh Bapak dan Ibu guru SMAN 1 Simpang Rimba. Peserta didik dalam penelitian ini dibagi menjadi beberapa kelompok yang masing-masing kelompok ada kurang lebih 6-7 orang. Banyak sekali objek pengamatan yang dilakukan oleh peserta didik di Bukti Fathin San, mulai dari sejarah, biologi dan geografi. Peserta didik meneliti sejarah dari Bukit Fathin San mengenai sejarah berdirinya dan tempat-tempat yang digunakan untuk persembayangan yang ada di kuil tersebut. Sedangkan untuk mata pelajaran biologi, peserta didik meneliti spesies yang ada di bukit tersebut. Untuk pelajaran geografi, peserta didik meneliti tentang geologi maupun struktur tanah pada tempat wisata tersebut.
Untuk tempat wisata yang selanjutnya adalah Eco Park. Di tempat wisata ini peserta didik terpana dengan keindahan alamnya. Banyak tumbuh-tumbuhan dan hiasan-hiasan sehingga menambah eksotisme tempat wisata tersebut. Di tempat wisata ini merupakan tempat yang sangat disukai oleh peserta didik, karena terdapat spot-spot untuk berfoto yang indah dan instragramable bagi anak muda. Seperti halnya di Bukit Fathin San, peserta didik juga melakukan observasi dan pengamatan di Eco Park dengan pendampingan dari guru pembimbing dan wali kelas. Saat di Eco Park, field trip keluarga besar SMAN 1 Simpang Rimba diiringi dengan hujan gerimis. Walaupun dalam kondisi cuaca yang kurang bersahabat tapi peserta didik tetap antusias mengikuti setiap acara yang telah ditentukan.
Field trip yang dilaksanakan keluarga besar SMAN 1 Simpang Rimba tidak hanya sebagai sarana untuk menambah ilmu pengetahuan saja, namun juga sebagai hiburan dan refreshing bagi peserta didik. Tempat yang terakhir dikunjungi oleh peserta didik adalah Pantai Tongachi. Di tempat ini peserta didik mengikuti beberapa outbound dan pembagian doorprise. Dan acara yang paling menyenangkan hati adalah senam bedincak di Pantai Tongaci. Langit yang cerah dan semilir, peserta didik dan guru mengikuti senam bedincak. Kita ketahui bahwa untuk saat ini, senam bedincak merupakan senam yang digadang-gadangkan oleh Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Senam Bedincak merupakan salah satu tarian tradisional Bangka Belitung. Dengan senam ini, selain untuk menambah semangat juga untuk meletarikan budaya masyarakat Bangka Belitung. Beramai-ramai keluarga besar SMAN 1 Simpang Rimba melakukan senam bedincak di pinggir Pantai Tongaci. Kepala Sekolah pun mengikuti senam tersebut dengan antusias dan semangat.
Setelah melakukan senam bedincak bersama-sama, keluarga besar SMAN 1 Simpang Rimba melaksanakan outbound, yaitu mengisi ember dengan gelas secara estafet, outbound tersebut dilakukan untuk menambah kebersamaan antar peserta didik. Setelah itu, pembagian hadiah dan doorprise yang dibagikan kepada peserta didik dan guru. Acara terahir dalam field trip ala SMAN 1 Simpang Rimba ini adalah membersihkan tempat wisata Pantai Tongaci bersama-sama.(***).

Related posts