Ferdiyansyah Kesal Tempat Resesnya Kebanjiran

  • Whatsapp
foto ilustrasi

PANGKALPINANG – Anggota DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) daerah pemilihan (Dapil) Kota Pangkalpinang, Ferdiyansyah, mengaku kecewa.
Pasalnya, tempat yang sedianya menjadi agenda resesnya di RT 09 Kelurahan Air Kepala Tujuh, kebanjiran, Senin (20/1/2020).

“Sudah disiapkan sejak siang, karena rencananya saya reses sore, didepan rumah Pak RT 09. Karena banjir, banyak warga yang tidak datang dan akhirnya pinjam gedung punya warga,” keluhnya.

Politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) itu juga mempertanyakan kinerja Pemerintah Kota (Pemkot) Pangkalpinang, untuk antisipasi persoalan banjir yang hingga kini belum bersampak secara signifikan.

“Meski keadaan darurat, tapi Alhamdulillah kegiatan reses bisa kita laksanakan,” tuturnya.
Sementara Ketua RT 09 Asnawi mengatakan, undangan sudah disebar, namun karena kondisi seperti ini, tidak banyak warga yang hadir. Ia juga mengeluhkan kurangnya perhatian dari pemerintah di RT 09.

Baca Lainnya

“Kendala kita ada jalan tidak beraspal. Ada yang dikerjakan tapi ada yang belum dan mudah-mudahan ini menjadi catatan. Keluhan warga kami juga soal banjir,” keluhnya.

Tokoh masyarakat Suhaili Ishak menyampaikan, sejak Tahun 2014-2016, banjir besar yang terjadi di Air Kepala Tujuh terkendala pembuangan akhirnya yang kecil.

“Itu yg membuat macet airnya keluar. Sekarang ada pembuktiannya, RT 09 ada musibah. Karena memang pembuangannya tidak besar, makanya airnya macet,” sebut Suhaili.

Mantan Ketua DPRD Kota Pangkalpinang 2009-2014 itu, jika saja pembuangannya diperbesar tentu musibah banjir dimungkinkan bisa teratasi.

“Kalau pembuangannya permanen, selagi saya masih hidup, silahkan buat untuk penampungannya, saya iklas tanah saya dipakai empat meter,” sebutnya.

Ferdiyansyah pun menambahkan, aspirasi dan keluhan warga yang ia dengar dari masyarakat, tentunya akan disampaikan dan diperjuangkan di DPRD Babel. Baik itu melalui Dapil Pangkalpinang, fraksi hingga Badan Anggaran (Banggar).

“Kebetulan saya juga di Komisi III dan juga di Banggar, tentu masukan ini penting dan akan sama-sama kita perjuangkan. Mohon dukungan juga dari seluruh elemen masyarakat untuk memperjuangkannya,” tandasnya. (ron/6)

Related posts