Erzaldi Mau Australia Ketimbang Malaysia

No comment 424 views


Bahas Sekolah Rujukan- Gubernur Babel, Erzaldi Rosman ketika menerima kunjungan dari perwakilan Putra Sampoerna Foundation (PSF) di ruang kerjanya, Jum’at (11/8/2017). Dalam kunjungan itu dibahas soal program sekolah rujukan yang ditawarkan PSF. (foto: Nurul Kurniasih)

Kerjasama dengan PSF Soal Sekolah Rujukan

PANGKALPINANG- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman Djohan tertarik untuk menerapkan sekolah rujukan yang ditawarkan Putra Sampoerna Foundation (PSF) di Provinsi Babel.

“Saya tertarik untuk diterapkan, kita masih hitung pola pembiayaannya, kalau tidak bisa di APBD kemungkinan kita minta bantu dengan program CSR,” terang Erzaldi, ketika menerima kunjungan tim PSF, Jum’at (11/8/2017) di ruang kerjanya.

Erzaldi menginginkan, selain banyak keuntungan yang didapat dari sekolah rujukan ini juga menerapkan sistem student exchange ke Australia. Selain itu siswa negeri Kanguru juga sebaliknya bisa belajar di Babel.

“Kenapa saya mau Australia, selain bahasa Inggris lebih baik, ketimbang Malaysia, kalau di Malaysia bahasa Inggris tidak begitu berkembang, karena dia juga berbahasa Melayu, itu bisa dimengerti oleh siswa kita, saya ingin siswa kita bisa mahir dalam bahasa Inggris,” jelasnya.

Sekolah yang akan diterapkan adalah SMA 2 Pangkalpinang dan SMK 2 Koba, selain itu kepala sekolah SMA atau SMK juga diharapkan gubernur bisa ikut dalam program ini, meskipun tak seintensif sekolah rujukan.

Juliana dari Putra Sampoerna Foundation menjelaskan, program yang ditawarkan adalah
pengalaman belajar internasional, kesempatan guru sekolah dan siswa pertukaran pelajar, kemudian Light house school, dan pendampingan lainnya.

“Kami berikan jasa konsultasi, pendampingan pelatihan sampai monev dan perencanaan desain program, kami bina sekolah agar lebih baik, selama tiga tahun, kami melakukan studi sehingga apa yang kami berikan sesuai kebutuhan,” jelasnya.

Selain itu, lanjut dia, juga dilakukan pengembangan guru secara insentif selama tiga tahun, kepala sekolah dan tim manajemen sekolah, serta komunitas juga dibina.

“Pelajaran yang dikhususkan adalah sains, bahasa Inggris dan matematika. Melalui program ini, saya berharap sekolah di Babel menjadi lebih baik dan bisa bersaing dengan sekolah internasional,” katanya. (nov/10)

No Response

Leave a reply "Erzaldi Mau Australia Ketimbang Malaysia"