Erzaldi: Lokalisasi Teluk Bayur Harus Dieliminasi

  • Whatsapp

Pemerintah Akan Lakukan Penggusuran

Pangkalpinang – Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung bekerjasama Pemerintah Kota Pangkalpinang akan melakukan penggusuran lokalisasi Teluk Bayur.
Hal tersebut dilakukan guna menata wajah kota Pangkalpinang dan menjadikan kawasan Teluk Bayur sebagai area dumping dan sebagainya.
“Kita akan berkoordinasi dengan Walikota, kawasan teluk Bayur itu harus kita eliminasi di lokasi tersebut, ini untuk menanggapi surat yang masuk berkenaan aktivitas disitu, semakin dekat ke kota Pangkalpinang,” kata Gubernur Babel, Erzaldi Roesman usai rapat penataan kota Pangkalpinang, Jumat (13/9/2019).
Kawasan ini, dulunya sempat ditertibkan oleh walikota Pangkalpinang, dan kemudian dibangun jembatan oleh Pemprov Babel, namun akhirnya kembali hidup dan hingga kini masih menjadi salah satu tempat lokalisasi ternama di Provinsi Babel.
“Karena tidak ada pengawasan, akhirnya tumbuh lagi, makanya kita bongkar tata dengan taman dan sebagai, dan disana juga area dumping dengan area kolong Teluk Bayur, untuk normalisasi penanganan banjir, makanya akan kita lakukan pembebasan,” tandasnya.
Selain itu, Pemprov dan Pemkot juga akan berkolaborasi menata wilayah lainnya di kota Pangkalpinang, termasuk pedisterian atau jalan khusus pejalan kaki, yang ditata sedemikian rupa dan dijadikan titik kumpul masyarakat serta dibuatkan taman di beberapa titik.
“Kawasan pedisterian yang jadi konsen kota adalah di kawasan Ahmad Yani, Semabung- Air Itam, dan Jalan Sudirman,” imbuhnya.
Untuk pedisterian ini, Erzaldi meminta, Pemkot Pangkalpinang juga bersama-sama untuk menata dan menjaga kawasan ini dengan baik, dan juga menerbitkan Peraturan Daerah tentang Rencana Detail Tata Ruang (RDTR), agar nantinya lebih tertata dengan rapi dan tertib.
“Sayang kalau sudah dibangun tapi enggak dirawat, makanya kita kerjasamakan, intinya kami bersama walikota ingin Pangkalpinang lebih baik dan menjadi ibukota provinsi yang baik, wajah kota dan provinsi yang baik,” pungkasnya.
Dalam rapat penataan kota Pangkalpinang ini, dihadiri oleh OPD dari Pemprov Babel, dan Pemkot Pangkalpinang, serta tim advisory Pemprov Babel dan dari kementerian PUPR.(nov/6)

Related posts