by

Erzaldi: Jogja Jadi Pangkal Inspirasi dalam Bekerja

-Berita Kota-159 views
Penandatangan MoU antara Gubernur Babel dengan Wagub DIY, Sri Paduka Pakualam X di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan Yogyakarta, Jum’at (22/3/2019). (foto: Nurul Kurniasih)

YOGYAKARTA- Gubernur Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Erzaldi Rosman melirik Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) untuk belajar mengembangkan daerah. Dia menilai Yogyakarta memiliki keistimewaan dan dapat menjadi insipirasi untuk meningkatkan pembangunan di Negeri Serumpun Sebalai.

“Terus terang Jogja ini pangkal inspirasi kami dalam bekerja, dengan segala kesederhaanaan bisa sukses. Latar belakang kerja sama ini juga banyak orang-orang dari Babel yang sukses dan pernah tinggal di Jogya,” kata Erzaldi usai penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) dengan Pemprov DIY, Jum’at (22/3/2019).

Penandatangan kesepakatan bersama antara Gubernur Babel dengan Wagub DIY, Sri Paduka Pakualam X
dilaksanakan di Gedhong Pracimosono, Komplek Kepatihan Yogyakarta. MoU ini menjadi awal pembuka kerja sama yang akan dilakukan oleh Pemprov Babel dengan DIY di berbagai sektor.

Menurut Erzaldi, MoU tersebut akan ditindaklanjuti dengan PKS (perjanjian kerja sama). Di bidang pendidikan, kata dia, sudah mulai dengan pertukaran pelajar. Nantinya, kerja sama OPD lain akan menyusul termasuk bidang pariwisata, UMKM, pertanian dan bidang lainnya.

Dia melihat, peluang kerja sama ini bisa ditingkatkan dan nantinya ia akan membawa serta BUMDes di Babel untuk belajar mengelola pariwisata di desa yang ada di Yogyakarta. “Kami berterima kasih dan kami bangga bisa kerja sama dengan DIY, kerja sama akan ditingkatkan,” imbuhnya.

Erzaldi mencontohkan, dalam bidang peternakan, bisa menerapkan tata cara peternakan yang baik untuk ternak dan penggemukan kambing. “Kami potensi lahannya banyak, tingkat kesukaan orang terhadap kambing naik, tapi cari kambing susah dan mahal, termasuk sapi, Babel daerah kepulauan gelombang tinggi, sehingga kami harus mulai mengembangkan ini,” bebernya.

Disisi lain, dalam bidang organisasi pemerintahan, menurutnya Pemprov Babel telah meminta tim dari Yogya untuk memberikan pendampingan dan pembinaan dalam pengelolaan Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintah (SAKIP). “Tim Sakip Yogya sudah kami rekrutmen ke kami, kita sudah minta untuk memberikan arahan. Sistem akan gunakan sama dengan Yogya sesuai arahan Menpan,” tuturnya.

Dalam kesempatan yang sama, Biro Pemerintah Setda Pemprov Babel, juga membawa sekitar 30 camat se-Babel, ke Kecamatan Sleman untuk mempelajari studi referensi terkait tugas dan fungsi camat dalam pelayanan publik dan pemberdayaan masyarakat.

Wakil Gubernur DIY, Sri Paduka Paku Alam X menyambut baik kerja sama dua provinsi ini untuk mempercepat kesejahteraan masyarakat yang didasarkan pemerataan keadilan masyarakat dan menggali potensi daerah yang ada.

Dalam menjalankan roda pemerintahan, kata dia, bersifat kalalistika yang diharapkan pengatur dam pengendali bukan sebagai pelaksanan langsung. DIY dengan luasannya hanya 3100 km persegi yang jumlahnya hanya 0,17 persen dari luas wilayah di Indonesia dan mengandalkan sumber daya dan potensi yang ada sebagai kota tujuan pariwisata, pendidikan dan budaya.

Dalam penerapan pemerintahan good governance, Pemprov DIY, dia menambahkan, baru saja meraih penilian Sakip AA dan menjadi yang terbaik di Indonesia. “Belum lama ini kami dapat nilai AA terbaik nasional dalam penilaian hasil evaluasi Sakip 2018 dari Kementerian PAN RB 2018,” ulasnya.

Dia berharap, kerjasama dua provinsi ini akan memberikan manfaat untuk kemajuan dua provinsi yang berdampak pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.(nov/10)

Comment

BERITA TERBARU