Erzaldi Diminta Luluhkan Hati Masyarakat

No comment 198 views

Soal Penolakan Pembangunan TPA Jelutung

PANGKALPINANG – Penolakan warga Desa Jelutung, Kabupaten Bangka Tengah (Bateng) hingga saat ini terhadap rencana pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Regional terus bergulir. Bahkan warga juga sudah melakukan aksi penolakan dengan membubuhkan tandatangan.

Kepala Bidang Pemeliharaan Lingkungan Hidup, Pengelolaan Sampah dan Peningkatan Kapasitas Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Babel Wijaya mengatakan, pihaknya hanya bisa menunggu keputusan Gubernur Babel, Erzaldi Rosman untuk bisa bertemu langsung dengan masyarakat Jelutung terkait pembangunan TPA.

“Ya, kami sudah surati pak gubernur minta untuk bisa hadir dalam sosialisasi dengan warga yang menolak, karena kalau yang ngomong pak gubernur kan warga bisa lebih percaya, meskipun kami sudah pernah sosialisasi tetapi warga menolak dibangun TPA regional ini,” kata Wijaya kepada wartawan, Selasa (13/2/2018).

Untuk rencana pembangunan TPA regional tersebut, lanjut dia, sudah ditetapkan dalam RTRW Kabupaten Bangka Tengah sejak 2011 lalu, semestinya masyarakat sudah mendapatkan informasi yang jelas terkait rencana pembangunan TPA ini. “Kalau kami baru di 2017 mengambil alih, karena tupoksinya ada di kami, baru bergerak, warga sudah menolak,” imbuhnya.

Satu-satunya cara, kata Wijaya, adalah dengan pendekatan yang dilakukan oleh gubernur, agar bisa menjelaskan kepada masyarakat dan lebih dipercaya oleh masyarakat. “Kami masih nunggu kesiapan dan waktu pak gubernur, kapan bersedia hadir dalam sosialisasi nanti, siapa tau masyarakat bisa luluh,” tandasnya.

Wijaya menyebutkan, selain TPA Jelutung, pihaknya belum memiliki rencana lain untuk dibangun TPA, meskipun dulu pernah disebut akan di bangun di kawasan Bakam, Air Anyir dan Simpang Katis. “Kalau yang lain kita belum tau apakah sudah masuk RTRW atau belum, kalau Jelutung inikan memang sudah lama ditetapkan Bangka Tengah dalam RTRW,” tegasnya.

Padahal, sambungnya, pihaknya sangat berharap TPA regional ini bisa segera dibangun, karena sampah yang ada di TPA Parit Enam saat ini sudah menumpuk dan melebihi kapasitas. “Yang bangun nanti kementerian, kita hanya siapkan lahan, dulu sudah pernah ada feasibility study (fs) pada tahun 2012 tapi sudah tidak berlaku dan tahun ini kita fs lagi,” tambahnya.

Wijaya memastikan, apa yang dikhawatirkan warga Jelutung tidak akan terjadi, karena TPA regional ini akan dibangun sedemikian rupa dan dilakukan proses pengolahan sampah terpadu.
“Mudah-mudahan nanti setelah dengar pak gubernur, masyarakat bisa luluh dan pembangunan bisa dilanjutkan,” harapnya.

Sementara itu Gubernur Babel Erzaldi Rosman, setelah Senin dan Selasa berada di Babel, pasca perjalanan dinas ke Monaco dan India, kemarin (Selasa-red) sudah bertolak kembali ke Jakarta untuk menghadiri pertemuan tata niaga timah di BPK RI dan belum diketahui hingga kapan berada di luar Babel.(nov/10)

No Response

Leave a reply "Erzaldi Diminta Luluhkan Hati Masyarakat"