Empat Nelayan Sungailiat Selamat dari Maut

  • Whatsapp

Kapal Tenggelam Dihantam Gelombang
Kerugian Capai Rp180 Juta

SUNGAILIAT – Kapal Sepia Dua yang digunakan empat orang nelayan tenggelam dihantam gelombang tinggi di perairan Sawa Tenggiri, Karang 9, Kecamatan Sungailiat, Rabu sore (17/7/2019). Beruntung dalam kejadian ini seluruh nelayan berhasil diselamatkan.

Ketua Himpunan Nelayan Seluruh Indonesia (HNSI) Kabupaten Bangka, Ridwan saat dikonfirmasi membenarkan kejadian itu. Awalnya, HNSI kata dia mendapat informasi kecelakaan di wilayah Sawa Tenggiri Karang 9 dengan jarak 35 mil dari Pelabuhan Jelitik.

“Kejadian Rabu sore sekitar pukul 16.00 WIB. Empat nelayan atasnama Hendra nahkoda berikut tiga ABK yakni Hidayat, Junaidi dan Amirudin menjadi korban laka laut. Kapal Sepia yang mereka gunakan bocor di bagian buritan karena dihantam ombak tiga meter,” kata Ridwan, Kamis (18/7/2019).

Lebih lanjut dikatakan Ridwan, berdasarkan keterangan yang dihimpun dari nahkoda kapal, mereka sudah empat hari melaut di sekitar perairan Sungailiat. Namun, saat menurunkan jaring pari di perairan Sawa Tenggiri, tiba tiba kapal dihantam gelombang dari sisi belakang.

Akibatnya, buritan kapal mengalami bocor besar dan membuat kapal mulai tenggelam sehingga posisi kapal bagian depan mengangkat hingga terbalik dan akhirnya tenggelam.

“Untungnya saat buritan pertama kali diketahui bocor, nahkoda langsung menghubungi Marzuan dari KM Angrek 1 melalui radio untuk meminta pertolongan,” kata Ridwan.

Selanjutnya, keempat nelayan berhasil menyelamatkan diri dengan cara memakai lifejacket dan lifebuoy sampai menunggu pertolongan dari KM Anggrek 1 dan sekitar pukul 12.00 WIB, para korban berhasil diselamatkan dan segera menuju Pelabuhan Jelitik pukul 21.30 WIB.

Ridwan menambahkan, atas kejadian tenggelamnya kapal tersebut, pemilik kapal mengalami kerugian yang ditaksir mencapai Rp180 juta.(2nd/10)

Related posts