by

Elpiji 3 Kg di Penyak Langka

-NEWS-303 views

Sudah Tiga Bulan, Warga Ngeluh
Diduga Diborong Oknum Tambang

KOBA – Distribusi gas elpiji bersubsidi di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung kembali bermasalah. Terbukti, sejumlah warga Desa Penyak Kecamatan Koba, Kabupaten Bangka Tengah mengeluhkan sulitnya mendapatkan gas elpiji 3 kg. Selain kesulitan mendapatkan gas, warga mengaku sudah beberapa bulan tidak melihat pengkalan menjual gas melon tersebut.
Dairi alias Dodoi, salah satu warga yang menyoroti kelangkaan elpiji bersubsidi ini mengatakan, warga desanya sudah kesulitan mendapatkan elpiji di Penyak sejak empat bulan terakhir mulai Desember 2018 sampai sekarang.
“Warga kita sulit mendapatkan gas elpiji tiga kilogram sejak empat bulan ini,” katanya kepada wartawan saat ditemui Jum’at (22/03/2019).
Selain langka, harga gas melon pun relatif mahal yang mencapai Rp27.000/tabung 3 kg di pasaran. Padahal harga eceran tertinggi gas bersubsidi untuk rakyat tak mampu itu hanya dibandrol Rp20 ribu/tabung. Ia menduga, ada pihak-pihak yang memanfaatkan gas bersubsidi milik warga Penyak.
“Selain sulit mendapatkan elpiji juga harganya mahal. Kondisi ini berlangsung selama empat bulan, entah kemana gas ini,” terangnya.
Dodoi menduga, gas melon menjadi langka dan harganya mahal disebabkan adanya indikasi oknum memborong gas ke pengecer untuk dijual ke tambang-tambang pasir timah dengan harga yang lebih tinggi. Tambang-tambang itu biasanya mendirikan kamp-kamp pekerja dan membutuhkan gas untuk keperluan memasak.
“Menyikapi kondisi ini, masyarakat membeli ke BUMDes Penyak. Indikasi kelangkaan karena sering terjadi oknum beli gas ke warung atau toko yang terindikasi sebagai pengoplos dan penampung untuk dijual ke tambang-tambang dengan harga yang lebih tinggi,” tuturnya.
Dodoi yang juga Ketua Kamar Dagang Industri Indonesia (Kadin) Kabupaten Bangka Tengah ini meminta kepada pihak berwenang untuk mengkroscek ke lapangan terhadap indikasi kelangkaan elpiji tersebut. Tidak hanya itu, ia mendesak supaya aparat menindak oknum-oknum yang memborong gas penyebab kelangkaan elpiji.
“Kepada pihak yang berwenang kita minta untuk mengkroscek ke lapangan dan menindak oknum yang memborong gas di desa yang akhirnya mengakibatkan kelangkaan gas tiga kilogram,” tukasnya. (ran/1)

Comment

BERITA TERBARU