Elfandi: Pembinaan Atlet Harus Rutin dan Berkala

  • Whatsapp
Rapat koordinasi KONI Babel di Belitung Resort, kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Jum’at (16/11/2018). (foto: Nurul Kurniasih)

PANGKALPINANG- Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) mulai merapatkan barisan untuk lebih serius melakukan pembinaan terhadap atlet-atlet dalam upaya peningkatan prestasi olahraga.

Ketua KONI Babel, Elfandi Muchtar Akib menginginkan pembinaan olahraga atau atlet di Babel tidak hanya sibuk dikerjakan ketika menjelang perhelatan olahraga saja, tetapi harus dilakukan secara rutin dan berkala. Menurutnya, pembinaan harus berkesinambungan dan terpola dengan baik.

“Pembinaan jangan lagi terkesan stagnan, selama ini induk organisasi olahraga terbilang hanya aktif terlihat ramai-ramai bekerja selama masa Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) yang dilaksanakan empat tahun sekali. KONI, katanya akan mencari cara dan diskusi bagaimana pola terbaik, sehingga keaktifan kegiatan olahraga bisa berkesinambungan,” kata Elfandi dalam rapat koordinasi KONI Babel, di Belitung Resort, kawasan Pantai Pasir Padi, Pangkalpinang, Jum’at (16/11/2018).

Rakor ini dihadiri perwakilan KONI kabupaten dan kota dengan mengangkat tema “Sinergitas dan Harmonisasi KONI Provinsi dan KONI Kabupaten/Kota Menuju Porprov VI Bangka Belitung Tahun 2022”.

Dia menegaskan, KONI Babel akan menyusun rencana untuk pembinaan atlet, apalagi tantangan kedepan akan sangat berat apabila pemerintah pusat memutuskan untuk menyelenggarakan Pekan Olahraga Nasional (PON) tiap dua tahun sekali.

Elfandi berharap, melalui rakor tercipta sinergitas antara KONI provinsi dengan KONI kabupaten dan kota, sehingga akan menimbulkan efek yang lebih baik lagi bagi pembinaan olahraga di Babel ini. “Kita harus bersatu dan beriringan apa lagi kita akan menghadapi Porprov,” katanya.

“Kita mencari formulasi pembinaan terbaik bagi perkembangan olahraga di Babel, khususnya untuk atlet-atlet berprestasi dan ini semua kewenangan ada di kabupaten dan kota, makanya hasil rakor ini menjadi acuan untuk melakukan aksi bersama dalam pembinaan olahraga beberapa tahun kedepan,”katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Babel Suharto berharap, agar pengurus KONI Babel dapat meningkatkan kompetensinya dan meningkatkan program pembinaan prestasi olahraga. Menurut dia, olahraga harus dikenal dan dicintai masyarakat.

“Olahraga itu tidak hanya menyoal prestasi. Karena jika olahraga tidak dikenal dan tidak dicintai oleh masyarakat, bagaimana mau ada prestasi. Jadi, yang sudah ada kita tingkatkan lagi prestasinya, kita kenalkan kepada masyarakat, agar masyarakat menjadi cinta olahraga hingga lahir atlet berprestasi,” pesannya.(nov/10)

Related posts