by

Eksis Dibarengi dengan Pancasila

Oleh: Elisa Ramayanti
Anggota Komunitas Aksara Muda Babel

Elisa Ramayanti

Mengapa sering kali terbesit didalam pikiran kita bahwa pemuda yang akan menentukan bagaimana jalannya suatu negara kedepannya? Yang demikian tersebut dikarenakan pemuda dengan kisaran umur 16-30 tahun memiliki jiwa yang tangguh didalam dirinya. Pemuda bisa merubah dunia melalui semangatnya, dan pemuda juga bisa menghancurkan dunia dengan egonya. Jadi, untuk menemukan pemuda yang handal, yang mampu membawa sebuah nama negara melonjak tinggi, maka para pemuda perlu untuk membenahi dirinya. Hal tersebut dilakukan karena di zaman yang memiliki perkembangan teknologi yang sangat pesat ini, dan takkan mampu dikendalikan perkembangannya, maka pemuda harus pintar memilah suatu hal yang menjadi kebutuhannya.
Terkadang pengaruh asing sangat rentan terkena bagi para pemuda, karena pemuda memiliki rasa ingin tahu yang tinggi, sehingga menyebabkan rusaknya mental dan etika pemuda jika tidak dikendalikan pengaruh dari luar tersebut. Pengaruh luar bisa masuk lewat mana saja menggunakan teknologi yang diciptakan mereka, seperti melalui televisi, gadget dengan menyebarkan melalui sosial media yang setiap hari menjadi makanan sehari-hari pemuda sekarang ini. Pemuda perlu menyadari dan membenahi diri, sebab Negara Indonesia mempunyai dasar dalam bertindak atau bertingkah laku yaitu Pancasila. Menjadikan Pancasila sebagai penuntun dalam segala hal merupakan suatu ideologis yang berlian bagi para pemuda. Karena, melalui kecintaan terhadap Pancasila sebagai dasar negara, maka bisa menyelamatkan negara yang akan di manage oleh para pemuda.
Agar pemuda tetap eksis dengan dibarengi Pancasila, ada beberapa tips agar keduanya saling terpenuhi, yaitu: Pertama, Mengetahui nilai-nilai dalam pancasila dan mengamalkannya. Sebagai warga negara yang baik, sudah sepatutnya kita mengetahui nilai-nilai apa saja yang terdapat didalam pancasila seperti nilai ketuhanan, nilai keadilan, persatuan, kemanusiaan, gotong royong dan masih banyak nilai-nilai yang lainnya, agar dengan diketahuinya maka semakin melembaga menjadi rasa ingin mengamalkan atau mengimplementasikannya kedalam kehidupan sehari-hari. Dengan mengamalkan pancasila dalam setiap sisi kehidupan maka kita bisa menjadi warga negara yang baik karena didalam nilai pancasila juga berisi tentang bagaimana seharusnya kita bertingkah laku maka tidak menutup kemungkinan kita bisa menjadi pribadi yang terpuji di dunia maupun akhirat serta dapat menegakkan bangsa Indonesia ini.
Kedua, Menumbuhkan rasa patriotisme terhadap negara. Ketika rasa patriotisme telah melingkupi didalam jiwa pemuda, maka timbullah rasa kecintaannya terhadap negara, rasa ingin menjaga, mempertahankan dan menghargai sejarah negaranya. Dari hal tersebut, maka bisa memperkecil dampak yang rawan terhadap terjadinya kehancuran negara. Setiap pemuda harus memiliki rasa patriotisme karena bagaimana mereka bisa berujuang untuk negara sedangkan mereka sendiri tidak cinta dengan negaranya. Ketiga, Update. Setiap detik dunia selalu memiliki perubahan. Semua perubahan tersebut memiliki dampak positif ataupun negatif. Sebagai pemuda yang bertintegritas, perubahan tersebut dapat dijadikan batu lompat agar bisa berkaca sehingga menjadi lebih baik. Jika pemuda kudet (kurang update), tidak menutup kemungkinan dapat menyebabkan sebuah negara akan menempuh kehancuran. Karena sikap kudet tersebut memiliki dampak cukup besar salah satunya tertinggalnya pola pikir pemuda dengan mereka yang diluar. Perlu diingat, update boleh-boleh saja tetapi pemuda harus mampu membedakan berita atau contoh yang layak untuk diterapkan didalam kehidupan sehari-hari karena tidak semua berita bernilai positif, ada saja berita yang sengaja merusak pemikiran para pemuda baik berita tersebut berasal dari dalam negeri maupun luar negeri, sehingga semakin lunturnya nilai-nilai pancasila didalam jiwa pemuda.
Menjadi update juga harus pintar membedakan mana yang baik dan mana yang buruk untuk di contoh, seperti: Pertama, Mampu memfilter pengaruh luar. Karena rasa ingin tau pemuda yang cukup tinggi, maka mereka melakukan segala cara untuk mencoba ataupun mencari suatu hal yang membuatnya penasaran. Perkembangan teknologi yang semakin pesat, pengaruh kebarat-baratan yang sering kali merusak moral pemuda dan menjadi faktor besar yang dapat mengenyampingkan nilai pancasila. Jadi, sebagai pemuda harus mampu menyaring pengaruh dari luar agar tidak menyimpang dari nilai-nilai yang ada didalam pancasila. Kedua, Saling mengingatkan. Manusia adalah makhluk sosial, dimana mereka tidak bisa hidup tanpa bantuan dari orang lain. Tak selamanya manusia itu benar, pasti ada kesalahan-kesalahan kecil yang dilakukannya. Untuk memperkecil kesalahan tersebut, maka sesama manusia kita harus saling mengingtkan. Jika ada pemuda yang semakin hari semakin menyimpang dari nilai pancasila, maka menjadi tugas kita bersama untuk saling memberi nasehat karena demi menjaga keutuhan bangsa Indonesia ini sendiri.
Itulah beberapa tips agar nilai Pancasila tetap mengalir seiring dengan pengaruh globalisasi seperti sekarang ini, dan masih banyak lagi yang menjadi acuan bagi para pemuda khususnya dalam membenahi diri melalui Pancasila. Semoga kita bisa menjadi pemuda yang sukses yaitu sukses menjalankan pengaruh globalisasi dan sukses mengamalkan Pancasila. (****).

Comment

BERITA TERBARU