Eko Wijaya Fasilitasi Bantuan Bibit ke Babel

  • Whatsapp

Kemitraan Komisi VII DPR RI & LIPI

Muat Lebih

PANGKALPINANG – Salah besar jika banyak masyarakat menilai para wakil rakyat di DPR RI tidak memberikan kontribusi kepada daerah. Buktinya, anggota Komisi VII DPR RI Daerah Pemilihan Provinsi Bangka Belitung (Dapil Babel), Eko Wijaya Parsito telah banyak berbuat.
Selain mendorong dan memfasilitasi pengadaan motor sampah untuk Provinsi Babel dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK), Eko Wijaya juga sudah memanfaatkan dengan maksimal hubungan kemitraan Komisi VII, dalam hal menyalurkan bibit-bibit tanaman pertanian dari pemerintah pusat ke Provinsi Babel.
Menurut Eko, penyaluran bibit tanaman pertanian itu disalurkan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) selaku mitra Komisi VII ke sejumlah desa di Babel. Ia menyatakan, keberadaannya di Komisi VII DPR RI yang mendorong atau memfasilitasi kepentingan daerah dengan mitra kerja. Salah satunya LIPI yang juga diminta memberikan kuota bantuan bibit ke Babel untuk kesejahteraan rakyat yang diwakilinya.
“LIPI (Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia-red), adalah salah satu mitra kita di Komisi VII DPR RI. Dari hubungan kemitraan ini kita juga mendapatkan bantuan khususnya bagi petani kita di Bangka Belitung,” ujar Eko Wijaya kepada Rakyat Pos, kemarin.
Ketua DPD Partai Demokrat Provinsi Babel ini mengaku sudah sejak tahun 2017, permintaannya kepada LIPI untuk membantu petani Babel dengan menyalurkan bibit-bibit tanaman pertanian terealisasi.
”Ada bibit lada, bibit kelapa hibrida, bibit mangga, termasuk bibit jati,” terang Eko Wijaya yang saat diwawancara didampingi salah satu pengurus PD Demokrat Babel, Firmandyah S.Kom MM.
Tidak hanya 2017, Eko juga memfasilitasi penyaluran bantuan yang sama di tahun 2018 kepada sejumlah kelompok tani di Pulau Bangka. Dan pada saat pembagian bibit, LIPI selalu membuat laporan serta berita acara penyerahan bibit dengan seremonial.
“Seperti tahun 2017, ada 3000 bibit dibagikan masing-masing kelapa hibrida, mangga, lada dari LIPI yang dibagikan dalam acara “Pengenalan Konservasi dan Pengembangan Potensi Daerah”. Dan itu disalurkan ke Desa Bukit Layang Kabupaten Bangka. Kita Komisi VII adalah mitra LIPI di situ,” tambah Firman yang juga bertindak selaku Tenaga Ahli DPR RI itu.
Untuk tahun 2018, ada sebanyak 1000 bibit jati dari LIPI yang dibagikan melalui acara ‘Pemanfaatan dan Penerapan Iptek untuk Masyarakat’ yang disalurkan ke Desa Pergam, Kabupaten Bangka Selatan.
Bantuan ini disalurkan, setelah Eko Wijaya meminta kepada LIPI agar bibit yang dibagikan harus disebar merata kepada masyarakat petani.
”Termasuk 500 bibit lada dari BPPT yang dibagikan dalam acara “Diseminasi Teknologi Perbanyakan Bibit Tanaman Lada Secara Ex Vitro” yang disalurkan ke Desa Air Ruai, Kecamatan Pemali, Bangka Induk,” tukas Firman.
Ia menegaskan, pada tahun 2019 ini Eko Wijaya selaku anggota Komisi VII juga mendorong agar LIPI dan mitra lainnya untuk berkontribusi kepada daerah, terutama Provinsi Babel. Jika LIPI menyalurkan bibit-bibit tanaman pertanian yang berkualitas, mitra lain diharapkan memberikan bantuan sesuai dengan bidangnya masing-masing. (red/1)

Pos terkait