by

Dukcapil akan Lakukukan Pemutakhiran Data

Upacaya Mingkatkan IPM

TOBOALI – Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) Bangka Selatan (Basel) akan meningkatkan pelayanan pemutakhiran data penduduk sebagai salah satu upaya untuk meningkatkan IPM Kabupaten Bangka Selatan.

Hal ini diungkapkan Kepala Dinas Dukcapil Basel, Madri kepada wartawan Kamis (17/5/2018). Menurutnya, saat ini masih banyak masyarakat Basel yang belum mengubah tingkat pendidikannya pada kartu keluarga padahal tingkat pendidikannya sudah berubah. Contohnya dari tingkat SMP ke SMA ataupun dari SMA ke perguruan tinggi.

Perubahan tingkat pendidikan tersebut harus dilakukan pemutakhiran lagi di data kependudukan seperti Kartu Keluarga.

“Tingkat pendidikan masyarakat kita berubah dan terus membaik, namun perubahan tingkat pendidikan tersebut tidak dilakukan perubahan data seperti di KK, padahal data kependudukan terintgrasi di pusat sebagai salah satu acuan penilain IPM kita. jika masyarakat kita banyak yang melakukan pemutakhiran data dengan melaporkan pendidikan terakhirnya, saya yakin akan berpengaruh terhadap peningkatan IPM kita,” ungkap Madri.

Pihaknya akan melakukan sosialisi kepada masyarakat setelah Idul Fitri nanti terkait pemutakhiran data kependudukan terutama pemutakhiran data pendidikan masyarakat dan nomor NIK di Kartu Keluarga yang tidak sama dengan Nomor NIK di KTP Elektronik.

“Setelah lebaraan ini, Dukcapil akan melakukan sosialisasi pemutakhiran data, baik itu tingkat pendidikan, serta data lainnya seperti perbedaan NIK di Kartu Keluarga dan di KTP Elektronik,” imbuhnya.

Ia menambahkan, salah satu tolak ukur Indeks Pembangunan Manusia (IPM) pada suatu daerah adalah Sumber Saya Manusia melalui latar belakang pendidikan.

“Data di KK terintegrasi pada sistem pusat, jika tidak dilakukan pemutakhiran data apalagi data pendidikan, akan menjadi salah satu penyebab masih rendahnya IPM di suatu daerah, Dukcapil akan turun melakukan sosialisasi agar masyarakat Basel aktif melakukan pemutakhiran data,” pungkasnya. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU