Dua Saksi Kasus Cetak Sawah Diperiksa

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Meski mendapat bantahan tidak terlibat dalam cetak sawah pada tahun anggaran 2016 dari Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bangka Kemas Arfani, Penyidik Tindak Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi Kepulauan Bangka Belitung (Pidsus Kejati Babel) tetap terus mendalami dugaan korupsi proyek dengan pagu dana sebesar Rp140 miliar itu. Penyidik, masih melakukan pemeriksaan terhadap dua saksi.
Kasi Penyidikan Pidsus Kejati Babel, Wilman kepada wartawan Kamis (30/8/2018) menyebutkan, dua saksi yang diperiksa yakni RD selaku bendahara Distanbunnak Kabupaten Bangka dan SM sebagai panitia penerima hasil pekerjaan.
“Pemeriksaan terhadap dua orang saksi ini untuk mengumpulkan keterangan dalam rangka pengembangan penyidikan,” katanya.
Sebelumnya, tim penyidik Pidsus juga telah memeriksa Kepala Distanbunak Provinsi Babel Toni Batubara, Kepala Distanbunak Kabupaten Bangka Kemas Arfani Rahman, mantan Kadis Pertanian Kabupten Bangka Barat Adzmal, dan mantan Kadis Pertanian Kabupaten Bangka Selatan Hataman Rhasyid.
“Dalam kasus ini, untuk sementara baru satu orang yang resmi sebagai tersangka yaitu Kadistanbunnak Kabupaten Bangka. Dia merupakan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dalam proyek itu,” jelas Wilman.
Menurut dia, perkara dugaan korupsi proyek cetak sawah ini tidak berhenti pada satu orang tersangka saja. Karena dalam perkembangan penyidikan tidak menutup kemungkinan akan ada tersangka lainnya.
Untuk menuntaskan perkara dugaan korupsi ini, tim penyidik Pidsus Kejati Babel telah melakukan penggeledahan di dua tempat berbeda, yakni Kantor Dinas Pertaninan Babel dan Kantor Dinas Pertanian Bangka.
Proyek cetak sawah tersebut bersumber dari dana APBN 2016 senilai Rp140 miliar dengan total luas pembuatan sawah 7.800 hektare untuk seluruh kabupaten di Bangka Belitung. Dalam pengerjaannya, Distanbunnak Bangka Belitung bertindak selaku Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan seluruh Distanbunnak Kabupaten menjabat PPK yang bertanggung jawab atas pelaksanaan cetak sawah. Sedangkan pekerjaan pencetakan sawah dilakukan oleh TNI AD. (ant/bis/1)

 

Related posts