Dua Jamaah Tabligh Positif Corona di Bangka Mulai Membaik

  • Whatsapp
Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra. (Foto: dok)

RAKYATPOS.COM, SUNGAILIAT – Selama menjalani karantina di fasilitas yang disiapkan pemerintah daerah, dua jamaah Tabligh di Kabupaten Bangka, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung yang beberapa waktu lalu dinyatakan terkonfirmasi Covid-19, mulai menunjukan perkembangan yang baik.

Hasil pemeriksaan sampel swab jamaah berinisial MIK, warga asal Kecamatan Merawang dan Mi dari Kecamatan Pemali, Kabupaten Bangka, hari ini menujukan mulai negatif Covid-19.

Read More

Hal ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Bangka, Boy Yandra dalam video rilisnya Rabu sore (13/5/2020).

Hanya saja, untuk satu pasien berinisial BSN yang juga terkonfirmasi Covid-19 asal Kecamatan Merawang, belum mendapatkan hasil pemeriksaan sampel swab terbaru dari Kemenkes.

Tim Gugus Tugas menurut Boy, juga menerima kabar menggembirakan bahwa hasil pemeriksaan sampel swab yang dilakukan terhadap orang-orang yang pernah kontak dengan pasien MIK dan BSN, kesemuanya dilaporkan negatif terpapar Virus Corona.

“Mi dan MIK (selama dikarantina) swab pertama negatif, BSN belum ada hasil. Orang orang yang kontak dengan MIK dan BSN negatif,” kata Boy Yandra.

Dijelaskannya, saat ini sebanyak 105 sampel swab yang diambil dari terduga warga Kabupaten Bangka terjangkit Covid-19, menyisakan 15 sample yang belum mendapatkan hasil.

Sedangkan dari 223 Orang Dalam Pemantauan (ODP) yang terdaftar di Gugus Tugas, sebanyak 218 orang sudah menyelesaikan masa pantauan. Tersisa 5 orang lagi yang masih dipantau oleh tim.

Sementara untuk 23 Pasien Dalam Pengawasan (PDP), semuanya telah menyelesaikan masa perawatan dan sembuh, dengan catatan 4 orang PDP meninggal dunia.

“PDP empat orang meninggal dunia. Tiga negatif dan satu orang yang meninggal masih menunggu hasil swabnya. Semoga yang swabnya belum keluar semua negatif,” kata Boy.

Diinformasikan Boy, pada Kamis (14/5/2020) pihaknya bersama tim Rumah Sakit Umum Provinsi (RUSP) Soekarno, akan melakukan rapid test terhadap 300 orang warga Kecamatan Merawang. Mereka yang diambil rapidnya terdiri dari orang orang pasar, jamaah yang berada di masjid-masjid Merawang dan pelayanan cash tunai.

“Sebanyak 300 orang besok akan dirapid di RSUP. Kami ambil dari masyarakat yang di pasar, jamaah yang di masjid masjid Merawang dan pelayanan cash. Semoga semua hasilnya non reaktif,” harap Boy. (2nd/1)

JustForex

Related posts