Dua Hari Memimpin Babel, Erzaldi-Fattah Mulai Unjuk Taring

  • Whatsapp

Pangkalpinang – Meski baru dua hari memimpin Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) pascadilantik sebagai gubernur dan wakil gubernur 12 Mei 2017, kepemimpinan Erzaldi-Fattah sudah mulai menunjukkan taringnya. Sejumlah Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pun dikumpulkan untuk membahas beberapa persoalan yang dinilai menjadi akar permasalahan yang akan dibereskan.
Baik Erzaldi maupun Fattah, ibarat baterai baru terlihat aktif menginventarisir pokok permasalahan yang ada di lingkungan Pemprov Babel. Keduanya bahkan mengaku ingin bergerak cepat agar kesejahteraan masyarakat dapat terwujud.
Gubernur Babel, Erzaldi Roesman misalnya menghadiri langsung rapat Tim Terpadu Satgas Pangan dalam rangka stabilitas harga di Mapolda Babel, kemudian dilanjutkan bersama Menteri Agama membuka Perkemahan Madrasah Nasional, dan beberapa agenda lain termasuk rapat bersama OPD.
Dalam rapat, Erzaldi meminta seluruh pegawai provinsi agar bersemangat dalam bekerja dan berkarya. Apalagi dalam 5 (lima) tahun ke depan, pembangunan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung semakin berat dan menantang.
Ia menambahkan, pembangunan di Bangka Belitung harus melibatkan dan merangkul 7 (tujuh) kabupaten/kota. Sebab, keberhasilan pembangunan di Bangka Belitung akan tetap kembali kepada pembangunan di kabupaten dan kota.
“Kabupaten dan kota harus saling bersinergi dan mendukung satu sama lain. Potensi daerah sudah kita petakan, tinggal bagaimana provinsi mampu mengarahkan potensi tersebut untuk membantu kabupaten/kota memaksimalkannya. Untuk itu kepada seluruh OPD, mari kita lebih bersinergis untuk menyamakan persepsi. Karena itu saya mencoba memaksimalkan peran Staf Ahli dan Assisten Setda agar lebih berperan untuk menyamakan persepsi dan berharap agar tidak ada ego sektoral OPD dalam menyikapi permasalahan di masyarakat,” paparnya.
Dalam 25 (dua puluh lima) hari kedepan, Erzaldi berharap agar Sekretaris Daerah dan seluruh pejabat Esselon II dapat menandatangani Pakta Integritas, dilanjutkan dengan Pakta Integritas yang ditandatangani pejabat Esselon III dan IV.
Ia berpesan capaian keberhasilan tidak akan terealisasi jika prinsip dasar pegawai, yaitu disiplin dan kinerja tidak dilakukan. Performance kinerja pun harus melekat dalam diri setiap pegawai.
“Disiplin dimulai dari diri sendiri. Kemampuan dan pengetahuan harus terus diupgrade. Ketika kemampuan telah diupgrade, maka pegawai akan cepat menyesuaikan dengan pekerjaan yang diberikan. Untuk mendukung capaian kinerja pemprov, ada tim sinergitas yang akan mendampingi OPD, jadi tugas Kepala OPD sedikit ringan karena ada tim asistensi tersebut,” tandasnya.
Selaku gubernur, Erzaldi berharap, kinerja Pemprov Babel semakin berkualitas dan meningkat, bahkan bisa meraih predikat 10 (sepuluh) besar provinsi se-Indonesia dalam aspek penyelenggara pemerintahan daerah. (nov/1)

Related posts