by

DPT Perbaikan Pemilu 2019, Ditemukan 46 Data Ganda antar Kabupaten & Kota

-Politik-91 views

16 Memenuhi Syarat, 30 Tidak Memenuhi Syarat

Marhaendra Yuliansya

KOBA – Berdasarkan data temuan Bawaslu RI yang direkomendasi ke KPU RI dan diteruskan ke KPU Babel dan Bangka Tengah, terdapat 46 data pemilih ganda antar kabupaten dan kota di Kabupaten Bangka Tengah. Sedangkan sebanyak 2 data ganda ditemukan dalam kabupaten di Kecamatan Pangkalan Baru dan Namang.

Komisioner KPU Divisi Teknis, Perencanaan dan Data Marhaendra Yuliansyah mengatakan, setelah dilakukan secara menyeluruh, maka ditemukan data DPT ganda antar Kabupaten Bangka Tengah-Bangka Selatan berjumlah 6 orang, kemudian antar Bangka Tengah-Bangka sebanyak 6 orang, selanjutnya Bangka Tengah-Pangkalpinang sebanyak 32 orang, maka total data ganda kabupaten Bateng dengan Kabupaten dan Kota sebanyak 46 orang.

“Setelah dilakukan verifikasi faktual dengan melihat Kartu Keluarga (KK) dan Nomor Induk Kependudukan (NIK) sekaligus turun ke lapangan, maka sebanyak 16 orang yang Memenuhi Syarat (MS), sedangkan 30 orang Tidak Memenuhi Syarat (TMS),” ujarnya saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Senin (13/9/2018).

Dikatakannya, keterangan dari 30 orang TMS tersebut karena pindah ke tempat lain. Sementara yang bersangkutan bila ingin memilih tetap menggunakan administrasi terbaru sebagai syarat memilih dimana yang bersangkutan tinggal.

“Sebelum dihapuskan, maka kita peroleh data yang valid dan kami anggap memenuhi syarat untuk yang 30 orang dihapuskan. Mereka tersebut dihapuskan karena TMS. Selain itu, dalam masa DPT Perbaikan ini KPU masih menunggu rekomendasi dari Bawaslu Kabupaten dan Kota terkait temuan-temuan lain, seperti karena meninggal dunia atau lainnya,” ungkapnya.

Tidak hanya itu, dari 7 kabupaten dan kota, Bangka Tengah menjadi daerah yang disampling, ditemukan lagi sebanyak 2 orang data ganda dalam kabupaten atas nama Edi di Desa Mesu Kecamatan Pangkalan Baru dan Ketty dengan Koe Kitty terdaftar di Desa Jeruk dan Desa Kayu Besi Kecamatan Namang.

“Dari hasil tersebut, maka nama Edi dan Koe Kitty telah dihapuskan karena namanya sama. Untuk dasar penghapusan ini, kami anggap sudah memenuhi syarat karena tim kami sudah kroscek ke lapangan,” tuturnya. (ran/3).

Comment

BERITA TERBARU