DPRD Tunggu Surat Pemberhentian Erzaldi

  • Whatsapp

Algafry: Ada Dua Surat Kami Terima

KOBA – Wacana pengangkatan dan pemberhentian Erzaldi Rosman sebagai Bupati Bangka Tengah (Bateng) memang masih lama. Namun, DPRD Bateng sudah mulai persiapan dan bersifat menunggu surat pengangkatan dan pemberhentian Erzaldi dari Mendagri melalui Gubernur.

“Bupati bertugas sesuai SK, kemudian pengangkatan Erzaldi jadi Gubernur sesuai surat dari Mendagri, termasuk surat pemberhentian Erzaldi sebagai Bupati. Maka ada dua surat yang kami terima, pertama surat pengangkatan dan kedua surat pemberhentian,” ujar Ketua DPRD Bateng, Algafry Rahman saat dikonfirmasi Rakyat Pos, Jum’at (24/02/2017).

Dikatakannya, jika menerima surat pemberhentian, maka DPRD Bateng akan menggelar Paripurna dengan agenda pemberhentian Erzaldi Rosman secara hormat sebagai Bupati Bangka Tengah.

“Sesuai undang-undang karena bupati berhalangan tetap, maka diberhentikan melalui Paripurna. Kami juga mendapat surat penerimaan penunjukan Wakil Bupati ditunjuk sebagai Pelaksana Tugas Bupati Bateng,” katanya.

Ia mengungkapkan, proses berikutnya setelah Wakil Bupati ditunjuk menjadi Plt. Bupati. Secara undang-undang, Plt. Bupati bisa diusulkan menjadi bupati yang diusulkan oleh DPRD melalui gubernur kepada Mendagri.

“Jadi, mekanisme itu wajib dijalankan, ketika DPRD tidak mau mengusulkan, maka langsung diambil alih oleh gubernur,” ucapnya.

Ia menambahkan, ketika Ibnu Saleh dilantik menjadi bupati defenitif, maka Bupati boleh mengangkat Wakil Bupati sebagai pembantu jika masa tersisa jabatan bupati diatas 18 bulan.

“Jika masa jabatan bupati tersisa di atas 18 bulan, maka Bupati boleh mengangkat Wakil Bupati. Sebaliknya, bila di bawah 18 bulan masa tersisa, maka tidak boleh diangkat Wakil Bupati,” tukasnya.(ran/3).

Related posts