DPRD Bangka Barat Sahkan Tiga Raperda

  • Whatsapp

MENTOK – Tiga Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) disahkan menjadi Peraturan Daerah (Perda) Pemerintah Kabupaten Bangka Barat (Babar) dalam Rapat Paripurna DPRD Bangka Barat di Gedung Mahligai Betason, Mentok, Kamis (11/7/2019). Ketiga Raperda tersebut yakni, Raperda Pengelolaan Zakat, Raperda Retribusi Izin Mendirikan Bangunan dan Raperda Pengelolaan Cagar Budaya.

Bupati Bangka Barat, Markus menyampaikan paparan singkat terkait Raperda tentang Pengelolaan Zakat. Menurutnya, zakat merupakan sumber daya potensial yang dapat dimanfaatkan untuk mengentaskan kemiskinan demi mewujudkan kesejahteraan masyarakat. Karena itu dibutuhkan perlindungan dan pembinaan melalui Perda Pengelolaan Zakat.

”Untuk mewujudkan itu, perlu adanya pengelolaan zakat secara profesional dan bertanggung jawab yang dilakukan oleh masyarakat bersama pemerintah daerah. Pemda berkewajiban memberikan perlindungan, pembinaan dan pelayanan kepada muzakki, mustahik dan pengelola zakat,” kata Markus.

Sedangkan untuk Perda Retribusi Izin Mendirikan Bangunan, dia mengatakan pungutan retribusi atas pelayan IMB digunakan pemda untuk membiayai penyelenggaraan perizinan yang meliputi penerbitan dokumen izin, pengawasan di lapangan, penegakan hukum, penatausahaan dan biaya untuk meminimalisir dampak negatif dari pemberi izin.

Sedangkan Perda tentang Pengelolaan Cagar Budaya untuk menjamin eksistensi cagar budaya, diperlukan pengaturan berupa peraturan daerah mengingat cagar budaya sebagai sumber daya budaya memiliki sifat rapuh, unik, langka, terbatas dan tidak terbarui.

Ketua DPRD Bangka Barat, Drs. Samsir selaku pimpinan rapat berharap Perda yang telah ditetapkan dapat mengakomodir kepentingan pemerintah daerah dan masyarakat serta dapat dipatuhi oleh pelaku-pelaku terkait. (wan/10)

Related posts