DPRD Babel Tanggapi Aktivitas TI Kardus

  • Whatsapp

Desak Pemkab dan Aparat Bertindak
Jangan Sampai Dianggap Pembiaran

PANGKALPINANG – DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung turut mempersoalkan aktivitas Tambang Inkonvensional (TI) rajuk yang beroperasi di wilayah Batako, Kecamatan Sungailiat, Kabupaten Bangka, yang dikeluhkan warga.

Lima unit TI yang diketahui milik Kardus itu dikeluhkan karena beroperasi tak jauh dari rumah warga. Bahkan, sejak Rabu, si pemilik menurunkan satu unit alat berat untuk menggali tanah yang akan ditambang. Menurut keterangan seorang warga, akibat aktivitas TI tersebut dinding rumahnya sampai bergetar.

Menanggapi keluhan tersebut, Ketua Komisi III DPRD Babel Deddi Wijaya mendesak pemerintah setempat dapat menindaklanjuti keluhan warga tersebut sebelum terjadi masalah besar.

“Karena itu (TI) berdampak tidak baik kepada warga, lingkungan hingga dampak sosial yang bisa menyebabkan keributan. Dalam artiannya jika dibiarkan nanti menyulut emosi warga,” terangnya ketika dikonfirmasi wartawan, Senin (17/6/2019).

Karenanya, ia meminta pemerintah dan aparat segera turun agar tidak dianggap melakukan pembiaran terhadap aktivitas yang diduga ilegal.

“Sudah jelas nambang itu salah jangan kita biarkan. Kita mengerti mereka mencari makan disitu, tapi harus perhatikan juga peraturan dan lingkungan. Jadi kami minta pemerintah dan aparat tegas menindak, jangan sampai dianggap melakukan pembiaran,” tandasnya. (ron/6)

Related posts