DPRD Babel Gelontorkan Anggaran Rp4 Miliar untuk SMK di Lubuk Besar

  • Whatsapp

PANGKALPINANG – Puluhan perwakilan masyarakat Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah mendatangi Gedung DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), guna mempertanyakan tentang usulan pembangunan SMK di daerah itu.

“Pada intinya untuk pengajuan pembangunan SMK yang ada di Kecamatan Lubuk Besar,” kata Kepala Desa (Kades) Lubuk Pabrik, Kecamatan Lubuk Besar, Saipul Bahri kepada wartawan, di Gedung DPRD Babel, Selasa (22/10/2019).

Berdasarkan hasil pertemuan tersebut, disampaikan dia, telah disepakati rencana lokasi untuk pembangunan SMK tersebut.
“Alhamdulillah pada kesempatan hari ini, pembangunan SMK-nya ditetapkan di Desa Lubuk Lingkuh,” ujarnya.

Ia mengungkapkan, selama ini masyarakat khususnya siswa Kecamatan Lubuk Besar mengalami kesulitan untuk bersekolah di SMK karena jarak tempuhnya yang sangat jauh.

“Akses untuk segi pendidikan SMK ini kami kan terlalu jauh, kalau dari Kecamatan Lubuk Besar itu sekitar 80 Kiloan (Kilometer-red). Kalau sekarang ini SMK yang ada di Bangka Tengah ini cuma ada di Penyak, sementara di Kecamatan Lubuk Besar ini belum ada sama sekali, cuma ada SMA dengan SMP,” ungkapnya.

Selain itu, lanjut dia, akses transportasi angkutan umum untuk menuju ke SMK itu juga tidak ada. ” Apalagi terutama masyarakat kecamatan Lubuk yang mau bersekolah di SMK ini banyak yang kurang mampu, jadi anak-anak yang bersekolah di SMK ini banyak mengeluarkan biaya, seperti kos, segala macam, jadi termasuk sulitlah,” ujarnya.

Menurut dia, saat ini sudah banyak masyarakat Kecamatan Lubuk Besar yang antusias untuk mendaftarkan anak-anaknya bersekolah di SMK itu yang rencananya akan mulai dibangun pada 2020 mendatang.

“Untuk di Desa Lubuk Pabrik sendiri sudah ada 20 anak yang ingin mendaftar ke SMK, jadi kalau untuk seluruh Kecamatan Lubuk Besar ini kan ada sembilan desa, jadi sekitar ratusan murid lah,” tukasnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Didit Srigusjaya mengatakan, pihaknya bersama dinas terkait telah menyetujui dan akan mewujudkan keinginan masyarakat Kecamatan Lubuk Besar, Kabupaten Bangka Tengah untuk membangun SMK di daerah itu.

“Setelah dikaji oleh kita dan kepala dinas memang memenuhi syarat, alhamdulillah atas izin Allah dan dukungan teman-teman DPRD Bangka Belitung, maka Insha Allah usulan mereka untuk pembangunan SMK Lubuk Besar sudah kita perjuangkan di APBD 2020 sekitar 4 miliar pembangunannya untuk keseluruhan,” kata Didit.

Sedangkan untuk biaya lahan pembangunan SMK itu, dijelaskan Didit, masyarakat Kecamatan Lubuk Besar telah sepakat untuk mengumpulkan dana secara bersama. “Alhamdulillah masyarakat ini gotong royong, patungan, mereka sudah rembuk, kemungkinan luas lahannya tiga hektare, dan Alhamdulillah kami juga pribadi membantu 20 juta untuk membeli lahan tersebut dan sisanya masyarakat,” ujarnya.

Terkait untuk jurusan pendidikan di SMK itu, diterangkan Didit, nantinya akan dilakukan pemantauan terlebih dahulu oleh Tim Teknis dari Dinas Pendidikan. “Apa yang cocok bagi masyarakat Lubuk dan sekitarnya dan untuk kedepannya,” jelasnya.

Menurut Didit, pembangunan SMK di daerah itu sangat penting untuk diperjuangkan karena selama ini masyarakat Lubuk Besar mengalami kesulitan untuk menyekolahkan anak-anaknya ke jenjang SMK.

“Sebagian mereka ingin sekolah tapi nggak mampu akhirnya nggak sekolah, ada siswa yang sekolah tapi menambah cost (biaya-red) lagi, baik cost transportasi dan makan, sedangkan semangat anak-anak untuk sekolah ini sangat luar biasa,” ungkapnya.

Oleh karena itu, ia menargetkan, pembangunan SMK di Kecamatan Lubuk Besar dapat rampung pada 2020 mendatang. “Target kita pada Tahun 2020 sudah menerima siswa baru. In Shaa Allah pada Tahun 2020 ini akan ada kelulusan 400 murid SMP yang ada di Kecamatan Lubuk Besar, ini kan potensi,” tandasnya. (ron/7)

Related posts