DPKPLH Cek Tambang Kuarsa Gunung Namak dan Kubu

  • Whatsapp

Gatot, Hanya Pengecekan & Pengawasan Saja

TOBOALI – Dinas Perumahan, Kawasan Pemukiman dan Lingkungan Hidup (DPKPLH) Kabupaten Bangka Selatan, melakukan pengawasan berkala, pasca penindakkan tim Penegak Hukum (Gakkum) Kementrian Lingkungan Hidup Kehutanan (KLHK), terhadap aktifitas penambangan pasir kuarsa, di kawasan Gunung Namak dan Kubu Toboali.

Kepala DPKPLH Kabupaten Bangka Selatan, Gatot Wibowo, menyebut kedatangan pihaknya guna memastikan ada tidak nya aktifitas penambangan pasca penertiban tim Gakkum LH kemarin.

Sebab, menurut Gatot, aktifitas penambangan pasir kuarsa tersebut masuk kawasan Hutan Lindung (HL). Kendati demikian, di lokasi Gunung Namak penambangan masih terdapat empat unit alat berat jenis Eksavator, dum truk dan peralatan pasca penambangan pasir kuarsa.

“Kemarin, kami melakukan pengecekan berkala ke (Gunung Namak dan Kawasan Kubu) pasca penindakan Gakkum KLHK kemarin. Dan kami pastikan tidak ada aktifitas apapun. Cuma memang di Gunung Namak masih ada empat alat berat, truk yang sudah karatan. Jadi disitu aktifitas hanya jaga malam saja,” ujar Gatot di ruang kerja nya, Selasa (19/3/2019).

Selain Gunung Namak, menurut Gatot, pihaknya juga melakukan pengecekan aktifitas penambangan pasir kuarsa di kawasan Pantai Kubu Toboali. Dari hasil pengecekan tim di lapangan, tak ada aktifitas penambangan kuarsa di kawasan Kubu tersebut. Namun sekitar area pertambangan, pihak BLHD menemukan sejumlah gundukan pasir. Namun menurut Gatot, sampai saat ini, pihaknya belum mengeluarkan rekomendasi terkait aktifitas penambangan pasir kuarsa tersebut.

“Selain pengecekan berkala ke kawasan Gunung Namak, kemarin kami juga melakukan pengecekan ke kawasan Kubu. Di sana tidak ada aktifitas, cuma kami lihat sudah ada timbunan pasir nya. Salah, kalau mereka beroperasi karena kami belum mengeluarkan izin,” tegas Gatot. (raw/3)

Related posts