DP3ACSKB Latih Satgas PPA

  • Whatsapp
Bimtek Satgas PPA se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Sahid Pangkalpinang, Rabu (30/10/2019). (foto: istimewa)

PANGKALPINANG- Banyaknya kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak mendorong pemerintah menghadirkan diri sedekat mungkin dengan masyarakat diantaranya melalui Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (Satgas PPA). Satgas PPA berperan membantu dalam mencegah, menjangkau dan mengidentifikasi kasus kekerasan perempuan dan anak.

Untuk itulah Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Kependudukan Pencatatan Sipil dan Pengendalian Penduduk Keluarga Berencana (DP3ACSKB) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyelenggarakan Bimbingan Teknis Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak (Satgas PPA) se-Provinsi Kepulauan Bangka Belitung di Hotel Sahid Pangkalpinang, Rabu (30/10/2019).

Acara yang dibuka oleh Staf Ahli Gubernur Bidang Kemasyarakatan dan SDM Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Toni Batubara ini dihadiri sebanyak kurang lebih 80 peserta satgas dari kabupaten/kota se-Bangka Belitung.

“Pada 2018 tercatat di laporan kekerasan yang terjadi di Provinsi Bangka Belitung terhadap perempuan dan anak sebanyak 256 kasus, melalui bimtek ini diharapkan satgas PPA dapat lebih banyak memberikan pelrindungan kepada perempuan dan anak khususnya di daerah-daerah dan lebih banyak merespon serta mencari solusi terbaik bagi korban agar mereka mendapatkan hak-haknya”, terangnya.

Toni menyebutkan bahwa satgas penanganan masalah perempuan dan anak telah memiliki payung hukum yakni Peraturan Menteri Nomor 6 Tahun 2017 tentang Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak dan Keputusan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Nomor 43 Tahun 2016 tentang Satuan Tugas Penanganan Masalah Perempuan dan Anak Tingkat Daerah. Bimtek ini menghadirkan narasumber Kepala Bagian Pengaduan Masyarakat Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KPPA) RI Sudarmaji. (DP3ACSKB Babel)

Related posts