by

DP3 Basel Sosialisasikan Asuransi SiManTep ke Nelayan

Dinas Pertanian Pangan Perikanan Kabupaten Bangka selatan melalui Bidang Perikanan, melaksanakan sosialisasi asuransi kepada nelayan. (foto dedi).

TOBOALI – Dinas Pertanian Pangan Perikanan (DP3) Kabupaten Bangka selatan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung melalui Bidang Perikanan, Kamis akhir pekan kemarin, melaksanakan kegiatan sosialisasi asuransi kepada nelayan.

Hadir sebagai narasumber Sopian selaku Kepala Cabang PT Jasindo Pangkalpinang serta Zuheri, Kasi Kenelayanan DKP Provinsi Bangka Belitung.

Di hadapan 50- an peserta yang merupakan perwakilan dari kelompok nelayan, koperasi nelayan, para penyuluh perikanan serta para Kepala Desa dan Camat yang ada di wilayah pesisir, narasumber memaparkan program asuransi bagi nelayan yang diberi nama SiManTep, kependekan dari Asuransi Mandiri dan Terpercaya.

Program asuransi bagi nelayan sendiri sudah berjalan sejak tahun 2016, dan ini sudah memasuki tahun ketiga. Syarat kepesertaan asuransi ini juga cukup mudah, hanya berupa fotokopi KTP, fotokopi kartu nelayan dan isian formulir. Nelayan yang bisa ikut adalah yang berumur 17-65 tahun.

Untuk besaran preminya, nelayan hanya perlu membayar Rp175.000 untuk masa tanggungan 1 tahun, dan besaran klaimnya adalah 200.000.000 (dua ratus juta) bila nelayan meninggal ketika melaut.

Selain mengkover asuransi kecelekaan kerja di laut, asuransi nelayan ini juga bisa mengkover bila terjadi musibah/kecelakaan ketika nelayan tidak melaut, baik berupa asuransi kematian ataupun asuransi biaya pengobatan. Proses klaim yang diajukan pun bila terjadi musibah sangat gampang dan tidak berbelit-belit.

Selain sosialisasi, pada kegiatan tersebut juga diserahkan secara simbolis pembayaran klaim asuransi nelayan dari Desa Tukak yang mengalami kecelakaan kerja ketika melaut pada akhir tahun 2017 yang lalu.

Kepala Dinas Pertanian, Pangan dan Perikanan Suhadi melalui Abdul Haq, selaku Kabid Perikanan, kehadiran program asuransi nelayan ini, memang sangat penting untuk memberikan jaminan rasa aman bagi para nelayan dan keluarganya yang ditinggalkan melaut. Terlebih, resiko kecelakaan kerja di laut memang cukup besar.

Pasca sosialisasi ini, untuk memudahkan nelayan mengikuti program asuransi ini, nantinya akan dibuka gerai pendaftaran asuransi di kantor Bidang Perikanan.

“Harapannya, nelayan tidak perlu kesulitan harus ke Pangkalpinang untuk mengurus pendaftaran asuransi dan sebagainya. Mereka bisa datang ke kantor bidang perikanan dengan membawa berkas-berkas yang diperlukan untuk mendaftar ikut serta program ini. Untuk informasi lebih lengkapnya, nelayan juga dapat berkomunikasi dengan para penyuluh perikanan di kecamatan masing masing,” imbuh Abdul Haq. (raw/3).

Comment

BERITA TERBARU